Kampung Batik di Tanjung Balai Berpotensi Jadi Destinasi Wisata
Ketua TP PKK Kota Tanjungbalai, Hj.Sri Silvisa Novita M.Syahrial (tiga kanan) bersama ibu-ibu "Kampung Batik" sedang mewarnai kain Batik Kito bermotif biota laut/sungai ciri khas daerah setempat. (ANTARA/Yan Aswika)
Travel
Kota Tanjung Balai

Kampung Batik di Tanjung Balai Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Jumat, 21 Februari 2020 09:00 WIB 21 Februari 2020, 09:00 WIB

INDOZONE.ID - Ketua TP PKK Kota Tanjungbalai, Sri Silvisa Novita ingin menjadikan 'Kampung Batik' di Kecamatan Datuk Bandar sebagai destinasi wisata dan pusat produksi batik di Kota Tanjungbalai.

Hal ini disampaikan Sri Silvisa Novita dalam acara soft launching Kampung Batik di Sei Daun, Lingkungan V, Kelurahan Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Rabu (19/2/2020).

Wanita yang akrab dipanggil Vita itu mengatakan saat ini ada 40 orang ibu-ibu di Kampung Batik yang dilatih memproduksi batik. Mereka dilatih cara  mencanting, mewarnai dan mendesain kain "Batik Kito" bermotif biota laut sebagai ciri khas Kota Tanjungbalai.

Sejak dimulai pada tahun 2016, produksi Batik Kito khas Tanjungbalai telah dikerjakan 7 orang pengrajin senior. Mereka mampu menghasilkan sekitar 15 helai kain batik per hari. Bahkan, untuk batik tulis, pengerjaannya dilakukan oleh Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Pulau Simardan. Dalam sehari Warga Binaan ini mampu memproduksi 4-7 helai  kain batik per minggu.

Kain Batik Kito dijual dengan harga Rp210 ribu hingga Rp500 ribu per helai. Sementara itu, untuk harga batik tulis bisa mencapai jutaan rupiah per helainya.

"Selain untuk meningkatkan taraf perekonomian warga yang sudah dilatih menjadi pengrajin, Kampung Batik ini nanti juga diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata karena letaknya berdekatan dengan Pulau Beswesen yang sedang ditata menjadi objek wisata," ujar Vita.

Dalam kesempatan itu istri Walikota Tanjungbalai ini juga menghimbau seluruh masyarakat untuk mencintai lingkungan. Salah satu caranya adalah mengurangi sekaligus memerangi sampah plastik.

"Dalam waktu dekat akan dilaksanakan gotong royong massal yang melibatkan semua kalangan. Targetnya membersihkan lingkungan dari sampah plastik yang ada di sungai maupun di wilayah pemukiman," ujar Vita.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US