Candi Portibi, Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya di  Paluta
Candi Portibi atau Candi Biaro Bahal di Padang Lawas Utara. (ANTARA/Imam Fauzi)
Travel
Kab. Padang Lawas Utara

Candi Portibi, Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Paluta

Minggu, 22 Maret 2020 13:00 WIB 22 Maret 2020, 13:00 WIB

INDOZONE.ID - Di Kabupaten Padang Lawas Utara, ada candi peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Candi bercorak Budha ini yakni Candi Biaro Bahal atau Candi Portibi. Candi tersbeut sudah ada sejak ribuan tahun silam.

Candi ini cukup terkenal di wilayah Sumatera Utara terutama di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Lokasinya berada di Desa Bahal, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara. Hanya butuh sekitar 3 jam dari Padangsidimpuan atau 10 jam dari Kota Medan untuk menempuh lokasi candi ini.

Dilansir dari pedomanwisata.com, Candi Portibi ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu atau sekitar abad ke-11. Candi Portibi merupakan candi bercorak Budha dan menjadi peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Sumatera Utara.

Candi ini disebut Candi Biaro Bahal karena lokasinya berada di Desa Bahal. Sedangkan sebagian lainnya menyebutnya dengan nama Candi Portibi. Dalam bahasa Mandailing, Portibi berarti dunia atau bumi.

Candi Portibi dikenal sebagai kompleks candi terbesar di Sumatera Utara. Setidaknya ada tiga candi besar di lokasi ini, di antaranya Candi Bahal I, Candi Bahal II, dan Candi Bahal III. Candi-candi tersebut dibangun dengan menggunakan batu bata merah.

Di sekelilingnya juga terdapat patung yang diukir dari batu pasir. Masing-masing candi dikelilingi dan tembok bata setebal 1 meter dan setinggi 1 meter. Pintu gerbang terletak di sisi timur dan memanjang ke luar dengan tinggi dinding 60 cm di kedua sisinya. Di tengah masing-masing daerah berdiri candi utama dengan pintu masuknya menghadap gerbang.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU