NASA Klaim Ada Lima Asteroid yang Sedang Mendekati Bumi, Bakal Terjadi Tabrakan
Ilustrasi asteroid dekati Bumi. (Pixabay)
Tech
Internasional

NASA Klaim Ada Lima Asteroid yang Sedang Mendekati Bumi, Bakal Terjadi Tabrakan

Jumat, 10 Juli 2020 15:57 WIB 10 Juli 2020, 15:57 WIB

INDOZONE.ID - Lima asteroid sedang dalam perjalanan mendekati Bumi dalam beberapa hari mendatang. Demikian menurut para ahli NASA yang telah melakukan identifikasi baru-baru ini. Kelima asteroid itu melintas dalam jarak yang cukup dekat dengan Bumi dengan jeda hari yang cukup rapat.

Meski ancaman asteroid hingga sekarang belum terbukti, pensiunan NASA tetap meminta penduduk Bumi waspada. Hal ini dilakukan dengan berkaca pada kasus pandemi virus corona yang awalnya dianggap penyakit flu biasa.

"Pandemi virus corona adalah contoh kasus yang baik agar tidak terjadi kesalahan kedua ketika membuat rencana dalam mencegah dampak asteroid," kata Thomas Jones yang juga ketua Association of Space Explorers' Near Earth Objects Committee, seperti diberitakan Daily Star, baru-baru ini.

NASA mencatat, pada akhir pekan ini dua batu ruang angkasa 2020 MU1 dan 2020 ML akan melesat melewati Bumi. Masing-masing asteroid itu berdiameter 36,5 meter dan 22,2 meter. Untungnya, keduanya melintas relatif jauh dari Bumi. 

MU1 dan ML diperkirakan akan melintas dengan jarak masing-masing 7 juta Km dan 4,3 juta Km dari Bumi. Menyusul dua batu ruang angkasa itu, tiga asteroid lainnya juga tak mau ketinggalan ikut mendekati Bumi pada minggu depan.

Pada 13 Juli 2020, asteroid KJ7 yang berdiameter 29,2 meter, dan asteroid 2009 OS5 dengan diameter 42,6 meter akan melewati Bumi. Lintasan asteroid KJ7 itu berada dalam jarak 4,5 juta Km dari Bumi. Sementara asteroid 2009 OS5 melintas dengan jarak 6,7 juta Km dari planet kita.

Asteroid kelima adalah 2020 MQ yang memiliki diameter 42,7 meter. Lintasan batu ruang angkasa ini akan berada dalam jarak 6,4 juta Km dari Bumi.

NASA memperingatkan, seperti diberitakan Daily Star, penduduk Bumi tak perlu merasa khawatir jika kelima asteroid itu akan menabrak planet ini. Karena jarak Bumi dan Bulan ebih dari 384 ribu Km. Sehingga Bumi cukup aman dari risiko bertabrakan dengan kelima asteroid tersebut.

Namun, satu asteroid bernama 2012 HG2 diperkirakan memiliki 469 kali peluang untuk bertabrakan dengan Bumi antara tahun 2052 dan 2119. Tabrakan paling awal kemungkinan terjadi pada 12 Februari 2052. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, NASA telah menciptakan sistem pemantau yang akan otomatis memindai asteroid yang berpotensi membahayakan Bumi.

"Sentry adalah sistem pemantauan tabrakan otomatis yang terus-menerus memindai asteroid terbaru yang mungkin bertabrakan dengan Bumi selama 100 tahun ke depan," tulis NASA.

Meskipun 2012 HG2 punya kemungkinan bertabrakan dengan Bumi, tetapi ukurannya cukup kecil bagi standar asteroid. Asteroid 2012 HG2 diperkirakan akan terbakar di atmosfer sehingga terlihat mirip dengan kembang api yang padam.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US