Seorang dari Dua Tersangka Kasus Prostitusi Hana Hanifah Berprofesi Sebagai Fotografer
Kiri: Ilustrasi fotografer model | Kanan: Hana Hanifah. (Pexels/Instagram)
Seleb
Kota Medan

Seorang dari Dua Tersangka Kasus Prostitusi Hana Hanifah Berprofesi Sebagai Fotografer

Rabu, 15 Juli 2020 12:09 WIB 15 Juli 2020, 12:09 WIB

INDOZONE.ID - Satu orang dari dua tersangka dalam kasus prostitusi yang menyeret nama artis Hana Hanifah berprofesi sebagai fotografer. Dalam kasus ini, sang fotografer berinisial R merupakan kaki tangan J, mucikari di Jakarta. Fotografer tersebut mendapat imbalan Rp 4 juta untuk melakukan jasa 'esek-esek' tersebut.

Hal itu dipaparkan Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko, didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing, saat konferensi pers di Makopolrestabes Medan, Selasa (14/7) malam. Dijelaskan, selain R, polisi kini juga menetapkan seseorang berinisial J di Jakarta sebagai tersangka utama dan berperan sebagai muncikari.

"Tersangka R ini komunikasi dengan tersangka lain, yaitu tersangka J yang kita duga adalah muncikari yang ada di Jakarta," jelasnya.

Dari pemaparan itu juga diungkapkan bahwa R dijadikan tersangka karena menjadi kaki tangan J di wilayah Medan untuk menghubungkan Hana dan A, laki-laki yang 'memesan' jasa prostitusi melalui mucikari J.

"Tersangka R dijanjikan uang untuk mengurus saksi H sebesar Rp 4 juta selama di Medan," cetusnya.

Dijelaskan lagi bahwa Hana Hanifah mengenal J karena profesinya sebagai fotografer. Mereka juga sering bertemu di Jakarta.

"Dan menurut saksi HH bahwa saudara J ini profesinya adalah fotografer dan mereka sering bertemu di salah satu cafe di seputaran Senayan Jakarta," tuturnya.

Mohon Maaf

Pada kesempatan itu, Hana Hanifah yang dihadirkan dalam konferensi pers di Mako Polrestabes Medan menyampaikan permohonan maafnya kepada warga Medan.  

"Saya memohon maaf kepada seluruh warga kota Medan," ucapnya lirih sembari membaca kertas yang bertuliskan permohonan maaf yang dipegangnya.

Pada kesempatan itu, Hana Hanifa juga menegaskan bahwa dirinya merupakan saksi dalam kasus dugaan prostitusi tersebut.

"Status saya disini hanya sebagai saksi," ujarnya.

Sebelumnya, personel Satreskrim dan Satintelkam Polrestabes Medan menangkap Hana Hanifah bersama seorang pria berinisial A di sebuah hotel di Medan pada Minggu (12/7) malam. Ia ditangkap terkait dugaan kasus prostitusi.

Pada saat ditangkap, keduanya dalam kondisi tak berbusana lengkap. Selain kedua orang tersebut, petugas turut mengamankan seorang pria berinisial R yang berperan menjemput Hana di bandara dan mengantarkannya ke hotel.

Pada saat dilakukan penggerebekan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kotak alat kontrasepsi, dua unit handphone, dan kartu ATM.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka masing-masing berinisial R dan J. Di mana J merupakan Mucikari dan R merupakan teman dari J yang berperan sebagai menjemput Hana di bandara dan mengantarkannya ke hotel untuk menemui A.

Sementara untuk Hana Hanifa dan saudara A, polisi masih menetapkan sebagai saksi. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US