Cek Fakta: MUI Serukan Waspadai Rapid Test Covid-19 Kepada Para Ulama, Kyai dan Ustad
Selebaran informasi bernada provokatif terkait isu rapid test terhadap sejumlah ulama. (Dok. Poldasu)
News
Kota Medan

Cek Fakta: MUI Serukan Waspadai Rapid Test Covid-19 Kepada Para Ulama, Kyai dan Ustad

Senin, 25 Mei 2020 18:00 WIB 25 Mei 2020, 18:00 WIB

INDOZONE.ID - Baru-baru ini beredar informasi bernada provokatif terkait isu rapid test terhadap sejumlah ulama. Melalui selebaran yang beredar disebutkan, MUI meminta umat Islam hati-hati terhadap upaya rapid test kepada ulama. Surat itu menyebutkan rapid test Covid-19 adalah upaya PKI atas perintah China untuk menghabisi umat Islam.

Wakil Sekretaris Jenderal bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI Amirsyah Tambunan mengatakan bahwa berita itu adalah hoax atau kabar bohong. 

Dia mengatakan, menyebarkan berita bohong haram hukumnya bagi umat Islam. Dia juga mengingatkan tentang fatwa MUI No. 24 Tahun 2017 tentang hukum dan pedoman bermuamalat dalam media sosial.

“Setiap Muslim yang bermuamalah melalui medsos diharapkan melakukan tabayun” kata Amirsyah, seperti dilansir Tribratanews, Minggu (24/5).

Fatwa tersebut, katanya, mengatur banyak hal, dari cara membuat postingan media sosial sampai cara memverifikasi atau tabayun. Amirsyah mengimbau, di saat merayakan Idul Fitri 1 syawal 1441 H mestinya jangan mudah termakan isu, juga mengingatkan bahwa membicarakan keburukan orang lain dan adu domba juga diharamkan.

“Membicarakan keburukan atau aib orang lain, fitnah, atau adu domba, penyebaran permusuhan, ujaran kebencian, dan permusuhan antar suku, ras, agama, golongan, ini diharamkan,” tuturnya

Lebih jauh Amirsyah mengingatkan, MUI juga mengharamkan kegiatan memproduksi menyebarkan atau membuat dapat diaksesnya info yang tidak benar kepada masyarakat. Dia juga mengingatkan kegiatan buzzer di media sosial untuk tidak menyebarkan berita hoaks, meski demi kepentingan ekonomi dan politik juga diharamkan.

Amirsyah meminta pihak kepolisian mengusut tuntas pihak tertentu yang menyebarkan berita hoaks yang telah viral di media sosial.   

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU