Viral Detik-detik Angkot Tertabrak Kereta Api di Medan, 4 Orang Tewas & Sopir Diamuk Massa
Tangkapan layar video detik-detik angkot tertabrak kereta api di Medan (Istimewa)
News
Kota Medan

Viral Detik-detik Angkot Tertabrak Kereta Api di Medan, 4 Orang Tewas & Sopir Diamuk Massa

Minggu, 05 Desember 2021 09:38 WIB 05 Desember 2021, 09:38 WIB

INDOZONE.ID - Beredar luas rekaman detik-detik kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah angkutan kota (angkot) dengan kereta api di perlintasan di Jalan Sekip, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Insiden tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (4/12).

Dalam rekaman yang beredar, tampak angkot 123 dengan nomor polisi BK 1610 UE menerobos palang pintu perlintasan kereta api. Dimana saat bersamaan melintas KeretA Api Sri Lelawangsa U85 Jurusan Medan-Binjai. 

Akibatnya, badan angkot langsung tercampak hingga menyebabkan empat dari delapan penumpangnya meninggal di tempat. 

"Ada delapan orang, empat meninggal," sebut Heri, salah satu warga sekitar, yang dikutip Indozone, Minggu (5/12/2021). 

Ia menjelaskan angkat nahas tersebut sebelumnya melaju dari arah Petisah menuju Karya. Sementara, kereta api datang dari arah Binjai menuju Stasiun Medan.

"Turun palangnya, dia terobos," sambungnya.

Saksi lain, Gabriel mengatakan pada kecelakaan yang terjadi pukul 15.30 WIB sopir angkot sempat turun dan meninggalkan penumpangnya.

"Jadi, saat itu portal kereta api dalam keadaan tertutup. Tapi angkot tersebut melaju dan tiba-tiba berhenti di tengah rel. Tak lama, sopirnya keluar, sementara penumpang masih ada di dalam. Itulah yang membuat dia diamuk orang," sambungnya. 

Diketahui usai kejadian tersebut seluruh penumpang telah dibawa ke rumah sakit. Sementara, sopir angkot telah diamankan petugas polisi .

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara, Tamrin Silalahi menyampaikan atas nama Dewan Komisaris, Direksi, dan keluarga besar PT Jasa Raharja turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.

"Kami turut berduka cita. Korban terjamin Jasa Raharja dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 Tahun 2017, bagi seluruh korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan bagi korban yang mengalami luka-luka menerima santunan biaya perawatan sebesar maksimal Rp20.000.000,- (dua puluh juta rupiah)," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Indozone. 
 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US