Pandji soal FPI: Pintu Rumah Ulama FPI Terbuka untuk Warga, Makanya Mereka Pro dengan FPI
Komika, Pandji Pragiwaksono. / istimewa
News
Nasional

Pandji soal FPI: Pintu Rumah Ulama FPI Terbuka untuk Warga, Makanya Mereka Pro dengan FPI

Selasa, 19 Januari 2021 13:46 WIB 19 Januari 2021, 13:46 WIB

INDOZONE.ID - Komika, Pandji Pragiwaksono membeberkan alasan mengapa Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) selalu mendapat dukungan dari masyarakat. Terutama masyarakat di sekitar lingkungan tempat FPI berada.

Dalam video yang diposting oleh akun twitter @1ni_embun_ 19 Januari 2021 pukul 8.47 wib memperlihatkan paparan Pandji tentang FPI.

Pandji menyebutkan jika ada orang yang sakit dan mau berobat karena tak punya duit. Maka mereka akan datang menemui ulama FPI.

"Kadang-kadang FPI kasih duit, kadang-kadang FPI ngasih surat. Surat itu dibawa ke dokter, jadi (pasien.red) diterima. Kenapa begitu, Pintu-rumah ulama-ulama FPI kebuka untuk warga," ujar Pandji dikutip Selasa (19/1/2021).

Menurutnya, warga memilih datang ke FPI karena mereka enggan menemui pihak Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. 

"Assalamualaikum, elu pura-pura gak ada di rumah, assalamualaikum gua gak buka pintu, gua aja begitu. Ada orang mau minta duit gua tutup pintunya," katanya.

"Masyuarakat lagi butuh bantuan kita tutup pintu kita, elit tutup pintu, yang ngebuka siapa? FPI. Makanya mereka pro pada FPI. Makanya FPI ada ketika mereka membutuhkan, makanya gua pernah bilang, bubari FPI itu gampang tapi gak menyelesaikan masalahnya. Karena FPI menyediakan bantuan ketika rakyat lagi butuh," kata Pandji.

Pandji menyebutkan, selama tidak ada yang membantu ketika rakyat membutuhkan, maka rakyat akan selalu mencari ormas lain untuk mendapatkan bantuan. 

"Jadi bubari ormas itu gampang, yang gampang itu biasanya solusi yang salah, yang susah adalah yang bener. Yang gampang itu bubarin ormas yang susah adalah peduli sama masyarakat sekitar, sebagaimana FPI peduli dengan lingkungan sekitar," ujarnya.

Artikel menarik lainnya: 

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US