Larang Warga Gelar Pesta, Bupati Dairi: Kami Paham Kultur, Tapi Ini Demi Kebaikan Bersama
Ilustrasi pernikahan. (Pixabay)
News
Kab. Dairi

Larang Warga Gelar Pesta, Bupati Dairi: Kami Paham Kultur, Tapi Ini Demi Kebaikan Bersama

Rabu, 21 Juli 2021 15:24 WIB 21 Juli 2021, 15:24 WIB

INDOZONE.ID - Bupati Dairi D Eddy KelengAte Berutu mengatakan kebijakan larangan warga menggelar pesta dilakukan demi kebaikan bersama, meski pesta sudah menjadi kultur budaya masyarakat di daerahnya.

"Kami paham pesta sangat erat kaitannya dengan kultur budaya masyarakat, namun ini demi keselamatan masyarakat," ujar Eddy melansir Antara, Rabu (21/7).

Eddy mengatakan kebijakan itu dibuat menyusul jumlah kasus harian Covid-19 di Dairi yang terus mengalami meningkat.

Melihat semakin meningkatnya kasus harian Covid-19 itu, Eddy bersama Forkopimda dan Satgas Covid-19 Dairi menggelar rapat koordinasi (rakor). Dari rakor tersebut, menghasilkan sejumlah kesepakatan bersama sebagai langkah penanganan terhadap lonjakan kasus positif Covid-19 di Dairi.

Kesepakatan itu di antaranya, yakni melarang masyarakat menggelar kegiatan pesta, seperti pesta adat pernikahan, hajatan dan acara sukacaita. Lalu itu, acara pemberkatan, akad nikah dan atau peresmian di tempat ibadah diharapkan selesai sebelum pukul 13.00 WIB.

Pelaksanaan kegiatan acara dukacita untuk orang yang meninggal dunia tidak terkait kasus terconfirmasi positif Covid-19, hanya diperkenankan paling lama 2 x 24 jam sejak meninggal dunia, dengan pembatasan kapasitas sebesar 25 persen dari kapasitas tempat yang tersedia.

Pemkab Dairi mengizinkan kegiatan ibadah di tempat ibadah pada zona hijau, kuning dan oranye, dengan pembatasan kapasitas hanya 50 persen dari kapasitas sebelumnya dan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat, sedangkan zona merah, untuk ibadah di tempat ibadah ditiadakan.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US