Pasutri dan Ipar Jadi Bandar Narkoba, Sekeluarga Ini Diciduk Polisi di Dalam Rumah
Pasutri dan ipar menjadi tersangka narkoba di Tanjung Balai. (Antara)
News
Kota Tanjung Balai

Pasutri dan Ipar Jadi Bandar Narkoba, Sekeluarga Ini Diciduk Polisi di Dalam Rumah

Sabtu, 23 Januari 2021 12:30 WIB 23 Januari 2021, 12:30 WIB

INDOZONE.ID - Pasangan suami-istri (pasutri) berinsial SU dan NR serta NUR, ipar dari SU diciduk petugas Satresnarkoba Polres Tanjung Balai. Satu keluarga ini diciduk petugas di dua lokasi yang berbeda pada Jum'at (20/1) sekira pukul 00.10 WIB dan 01.30 WIB.

Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai, Iptu A Dahlan Panjaitan dalam keterangannya, Sabtu (22/1), menjelaskan bahwa SU alias Heri (33) dan NR alias Eva (23) merupakan warga Jalan Pandan Lingkungan III Kelurahan Selat Tanjung Medan Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai.

Heri dan Eva ditangkap dari sebuah rumah di Komplek Perumahan Sei Dua Indah Nomor 8 di Jalan Anwar Idris, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai dengan barang bukti 3 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat keseluruhan 2,63 gram.

Dari pasutri itu Team Opsnal Unit II Satres Narkoba yang dipimpin Ipda Awaluddin juga menyita barang bukti lain berupa 1 unit timbangan elektrik, 36 bungkus kecil plastik klip transparan kosong dan uang tunai Rp1.040.000, 1 unit sepeda motor Honda Revo Nomor Polisi BK 5014 VBF, 1 unit HP Nokia, 1 unit HP adroid merk Realme dan 1 unit HP merk Oppo.

"Kepada polisi tersangka Heri mengaku sabu miliknya diperoleh dari NUR yang merupakan kakak iparnya. Pengakuan itu ditindaklanjuti dengan menangkap NUR" kata dia.

Panjaitan melanjutkan, tersangka NUR alias Lela (32) yang dibekuk dikawasan Sei Kepayang. Lela mengaku ada memiliki sabu yang disimpan dirumahnya di Jalan Pandan Kelurahan Selat Tanjung Medan Kecamatan Datuk Bandar Timur.

Polisi yang menggeledah rumah Lela, lalu menemukan sebungkus plastik klip transparan berisi sabu dengan berat kotor 18,82 gram, 1 buah boneka (tempat menyembunyikan sabu), 1 unit timbangan elektrik, 1 unit HP android merk Samsung, serta potongan plastik hitam dan potongan kertas tisue.

"Saat ini tersangka Heri, Eva serta Lela ditahan dan dinterogasi untuk mengungkap bandar besar yang ada dibalik mereka. Ketiganya dijerat Pasal 114 Ayat 1 Subsider Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengab ancaman minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun penjara," terang dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Raden Arman
Nanda
Raden Arman

Raden Arman

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US