Akui Anak Buahnya Peras Pengendara, Kapolda Sumut Minta Maaf
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal Polisi Panca Putra Simanjutak usai mengecek pemeriksaan Bripka PS di Mapolrestabes Medan, Jumat (12/11/2021) malam. ANTARA/Nur Aprilliana Br. Sitorus.
News
Kota Medan

Akui Anak Buahnya Peras Pengendara, Kapolda Sumut Minta Maaf

Sabtu, 13 November 2021 09:00 WIB 13 November 2021, 09:00 WIB

INDOZONE.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol R Z Panca Putra Simanjutak menyampaikan permohonan maaf atas tindakan oknum polisi, Bripka PS, yang melakukan pemerasan terhadap seorang pengendara di Kota Medan.

Ia meminta masyarakat untuk segera melapor bila menemukan oknum polisi yang melakukan pemerasan ataupun perilaku buruk lainnya.

"Saya mohon maaf kepada masyarakat. Kalau masih ada anggota polri yang melakukan pelanggaran seperti ini, tidak usah ragu, percayakan dan sampaikan kepada saya," katanya usai mengecek pemeriksaan Bripka PS di Mapolrestabes Medan, Jumat (12/11) malam, seperti dikutip dari Antara.

Ia menegaskan Polda Sumut akan memberikan tindakan tegas terhadap oknum-oknum polisi yang melakukan pelanggaran, terlebih yang merugikan masyarakat dan mencoreng institusi kepolisian. Oleh sebab itu ia memohon masyarakat untuk bekerja sama melakukan pengawasan.

"Tolong bantu lakukan pengawasan. Masyarakat makin baik dan pintar. Kalau anggota yang salah, tidak boleh setengah hati, kami akan tindak tegas," ujarnya.

Sementara itu, terhadap Bripka PS, Panca mengatakan bahwa yang bersangkutan terancam pidana dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polrestabes Medan.

"Sudah ditempatkan di dalam sel, tempat khusus. Proses hukumnya juga tidak hanya disiplin, tetapi juga kode etik, termasuk pidana," jelasnya.

Sebelumnya, Bripka PS nyaris dihajar massa usai melakukan pemerasan terhadap seorang pengendara wanita di Kota Medan, Kamis (11/11/2021). 

Awalnya warga merasa curiga dengan Bripka PS karenan tiba-tiba memberhentikan seorang pengendara dan meminta uang. Warga kemudian mendatangi Bripka PS dan nyaris diamuk karena diduga sebagai polisi gadungan.

Namun setelah diketahui bahwa Bripka PS merupakan anggota polisi sungguhan, warga pun membawanya ke Polrestabes Medan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Anisa Rizwani
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US