Polisi Temukan Ladang Ganja 2 Hektare di Madina, 3 Orang Diamankan
Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi, S.IK. M.Si yang didampingi Kasat Narkoba, AKP Muhammad Rusli saat memberikan keterangan Pers atas pengungkapan dua hektar lahan ganja di Madina. (ANTARA/Holik)
News
Kab. Mandailing Natal

Polisi Temukan Ladang Ganja 2 Hektare di Madina, 3 Orang Diamankan

Kamis, 19 Maret 2020 15:15 WIB 19 Maret 2020, 15:15 WIB

INDOZONE.ID - Untuk kesekian kalinya, Polres Mandailing Natal kembali menemukan ladang ganja di pegunungan Tor Sihite, Panyabungan Timur, Rabu (11/3/2020). 3 orang berhasil diamankan.

Ladang ganja itu tepatnya berada di Desa Huta Tua Pardomuan Kecamatam Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal. Ladang ganja ini ditemukan Satnarkorba Polres Mandailing Natal pada Rabu (11/3/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Horas Tua Silalahi mengatakan temuan ladang ganja ini adalah hasil pengembangan dari tindak pidana narkotika golongan I jenis ganja dengan nomor : LP/21/III/RES.4.2/2020/SU/RES MDN pada Sabtu (7/3/2020). Dalam kasus ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka yakni IS alias Anuel, SR alias Sahdin dan JR alias Joni.
 
Dalam pengembangan kasus ini, petugas juga mengamankan barang bukti berupa lima ball ganja kering dengan berat kotor mencapai 4.500 gram. Tersangka SR merupakan kurir sekaligus pemilik ladang ganja tersebut.

Dari pengembangan ini, petugas kemudian melakukan penyisiran. Hasilnya petugas menemukan ladang ganja 2 hektare di pegunungan Tor Sihite di Desa Huta Tua Pardomuan.

"Pada Rabu (11/3/2020) tim Sat Narkoba melakukan penyisiran ke lokasi dan menemukan dua hektar lahan ganja," sebut Kapolres.

Sebagian dari ganja tersebut sudah dipanen tersangka lebih kurang 10.000 batang. Petugas kemudian memusnahkan  9.885 batang ganja dengan cara dibakar. Sedangkan 115 batang lainnya diamankan untuk dijadikan barang bukti.

"Setelah dilakukan pencabutan tim kemudian memusnahkan 9.885 pohon ganja melalui dibakar dilokasi, sedangkan 115 batang disisihkan sebagai barang bukti" ujarnya.

Para tersangka diancam dengan pasal 111 ayat (2) Subs pasal 114 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana paling singkat enam tahun paling lama 20 tahun penjara.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US