Setelah Enam Bulan, Pencuri Becak di Jalan Menteng Medan Tertangkap
Pencuri becak saat diamankan petugas kepolisian. / istimewa
News
Kota Medan

Setelah Enam Bulan, Pencuri Becak di Jalan Menteng Medan Tertangkap

Selasa, 27 Oktober 2020 16:27 WIB 27 Oktober 2020, 16:27 WIB

INDOZONE.ID - Pencuri becak motor, warga Jalan Bajak V Kampaing Cokelat, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Imanuel Pakto Lingga alias Nuel tertangkap petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak. 

Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Philip Purba mengatakan, penangkapan pelaku berawal laporan korban bernama Romulus ke Polsek Patumbak. Korban melaporkan betor miliknya yang dipinjam rekannya bernama Marko Panjaitan dibawa kabur tersangka, Rabu (29/4) lalu.

Menurutnya, kejadian bermula saat Marko Panjaitan yang membawa becak korban melintas di Simpang Segita, Jalan Menteng, Kota Medan sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku yang melihat korban, kemudian memanggilnya dan meminta diantarkan pulang ke rumahnya.

Korban kemudian mengantarkan pelaku ke rumahnya. Saat akan pergi meninggalkannya, pelaku kemudian memanggil kembali korban.

"Pelaku menyuruh korban untuk menunggu ibunya yang hendak ikut menumpangi becak," ucap Philip, Rabu (27/10).

Ditunggu kurang lebih 20 menit, ibu yang dimaksud pelaku tak muncul juga. Kemudian pelaku meminta korban untuk memanggil ibunya ke rumah. Tanpa curiga korban lalu pergi ke rumah pelaku dengan berjalan kaki untuk memanggil ibu pelaku.

Lalu, pelaku tiba-tiba langsung menghidupkan dan membawa lari becak motor dan meninggalkan korban.

"Korban sempat berupaya mengejar, namun tidak berhasil. Atas kejadian ini korban lalu melaporkannya ke Romulus selalu pemilik betor,untuk kemudian membuat laporan ke Polsek Patumbak," ujarnya.

Atas laporan korban, tutur Philip, pihaknya lalu melakukan penyelidikan. Kemudian pada Selasa (20/10/2020) sekitar Pukul 21.30 WIB, Tim Tekab Polsek Patumbak mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di Jalan Bajak V.

Dari informasi ini, petugas pun langsung turun dan meringkusnya. Berdasarkan pengakuan pelaku bahwa becak motor korban dibawanya ke Jalan Beo dan dijual seharga Rp1 juta.

"Kepada pelaku dijerat dengan Pasal 378 subsider Pasal 372 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," ucapnya.



Artikel menarik lainnya: 

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US