Motif Pembunuhan Henri Goh Terungkap,  Pelaku Jual Mobil Korban Sebelum Melarikan Diri
Kasus pembunuhan Henri Goh (28) mulai menemukan titik terang, seorang pelakunya telah ditangkap, Rabu (20/5). (Dok/Antara/Istimewa)
News
Kota Medan

Motif Pembunuhan Henri Goh Terungkap, Pelaku Jual Mobil Korban Sebelum Melarikan Diri

Rabu, 20 Mei 2020 17:00 WIB 20 Mei 2020, 17:00 WIB

INDOZONE.ID - Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan Henri Goh (28), pria yang dibunuh di bengkel cat mobil di di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara. Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku telah merencanakan pembunuhan sadis tersebut.  

Hal itu dijelaskan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar dalam konferensi pers yang digelar di Mapolrestabes Medan, Rabu (20/5). 

"Satu pelaku berhasil diamankan, satu pelaku lainnya masih dalam pencarian (DPO)," katanya, seperti dilansir dari Antara, Rabu (20/5/2020).

Ada dua pelaku dalam kasus tersebut. Satu pelaku berhasil diamankan, satu pelaku lainnya masih dalam pencarian (DPO). 

Seperti diberitakan sebelumnya, Henri Goh ditemukan di bengkel setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh istrinya. Pada saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya ditemukan di sebuah bengkal cat mobil di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan dengan kondisi tangan, kaki dan leher terikat.
 
Adapun identitas pelaku yang berhasil diamankan yakni AAH (20), sedangkan pelaku dalam pencarian AP (33). Keduanya merupakan warga Jalan PWI, Kecamatan Percut Sei Tuan.
 
Penangkapan terhadap pelaku bermula dari laporan istri korban yang mengatakan bahwa suaminya hilang selama dua hari. Dari laporan tersebut, petugas melakukan pencarian dan menemukan korban pada Jumat (15/5) di sebuah bengkel di Desa Sampali.

"Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan terungkap fakta bahwa korban adalah seorang agen mobil yang pada akhirnya mobil korban dijual di sebuah showroom mobil di Jalan Bilal," katanya.

Dari mobil tersebut, lanjut Ronny, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mendapat identitas kedua pelaku pembunuhan yang telah menjual mobil korban tersebut.

Petugas langsung bergerak menuju kediaman pelaku dan berhasil menangkap pelaku AAH, sedangkan pelaku AP berhasil melarikan diri. Polisi masih mencari AP yang merupakan pelaku utama. 

Sudah Direncanakan

Menurut Rony, pembunuhan disertai perampokan ini sudah direncanakan oleh pelaku. Peristiwa pembunuhan tersebut bermula pada Rabu (13/5), saat itu korban datang ke bengkel tersangka untuk memperbaiki mobil miliknya yakni Daihatsu Xenia No. Pol BK 1446 Jl warna biru langit.

Pada saat itu juga tersangka AP langsung memukul kepala korban hingga tak sadarkan diri. Tak sampai di situ, tersangka AP dibantu tersangka AAH kembali memukul korban dengan menggunakan palu dan skop.

Selanjutnya tersangka AP mengambil seutas tali berwarna hijau dari jemuran di belakang rumah dan kemudian menjerat leher dan mengikat korban hingga korban meninggal dunia.

Kemudian para tersangka menyeret korban dan menyembunyikan korban di sudut ruang bengkel dengan kelambu mobil milik korban.

Selanjutnya tersangka AP membawa mobil korban dan menjualnya seharga Rp59 Juta dan memberikan Rp200 Ribu kepada tersangka AAH sebelum melarikan diri.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU