BMKG Sebut Hujan di Sumut Terjadi Akibat Adanya Sirkulasi Eddy di Pulau Sumatera
Ilustrasi hujan. (Pixabay)
News
Kota Medan

BMKG Sebut Hujan di Sumut Terjadi Akibat Adanya Sirkulasi Eddy di Pulau Sumatera

Senin, 16 November 2020 14:33 WIB 16 November 2020, 14:33 WIB

INDOZONE.ID - BMKG memperkirakan bahwa hujan dengan intesitas ringan hingga sedang akan terjadi di wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada awal pekan ini.

Hujan tersebut terjadi lantaran akan adanya Sirkulasi Eddy di Samudera Hindia barat Pulau Sumatera.

"Kita perkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Sumut, termasuk Medan dan sekitarnya," terang Forecaster on Duty Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I-Medan, Budi Prasetyo melansir Antara, Senin (16/11).

Dijelaskan Budi, Sirkulasi Eddy merupakan pusaran angin tertutup dan terjadi di wilayah perairan di lapisan atmosfer Samudera Hindia barat Pulau Sumatera.

Dengan adanya fenomena tersebut, terjadinya pembentukan awan konvektif dan meningkatkan potensi awan-awan hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di siang, sore, hingga malam hari.

"Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat di Simalungun, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Asahan, Samosir, Toba, Tapanuli Utara, Langkat, Karo, Medan, Labuhan Batu Utara, dan sekitarnya," sebut dia.

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa dampak lain dari adanya Sirkulasi Eddy adalah wilayah di Sumut akan dilanda suhu udara sekitar 18 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembaban udara 65 sampai 97 persen.

Dengan angin berhembus dari arah barat daya menuju timur laut yang memiliki kecepatan antara 10 hingga 20 kilometer per jam.

"Untuk prakiraan gelombang laut akibat Eddy itu di Samudera Hindia barat Nias berkisar 2,5 hingga 4 meter, sedangkan perairan Nias - Sibolga relatif aman 1,25 - 2,5 meter," ungkap Budi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US