Terkait Kasus Gas Beracun PLTP Sorik Marapi, Warga Diminta Tunggu Penegak Hukum Bekerja
PLTP milik PT SMGP di Desa Sibanggor, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina. (Google Maps)
News
Kab. Mandailing Natal

Terkait Kasus Gas Beracun PLTP Sorik Marapi, Warga Diminta Tunggu Penegak Hukum Bekerja

Rabu, 27 Januari 2021 08:44 WIB 27 Januari 2021, 08:44 WIB

INDOZONE.ID - Masyarakat diminta untuk menunggu dan membiarkan para penegak hukum bekerja dalam menyelidiki kasus gas beracun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) milik PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang menewaskan lima orang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Bahran Saleh Daulay.

"Peristiwa itu merupakan musibah yang pada prinsipnya tidak ada yang menginginkan kejadian tersebut. Untuk itu saya meminta masyarakat agar menunggu proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian," ucap Bahran seperti yang dilansir dari Antara, Rabu (27/1).

Dikatakan Bahran, jika dalam penyelidikan ditemukan adanya kesalahan maupun kelalaian, maka dia mendukung agar perusahaan dapat ditindak.

Dia sendiri mengaku bahwa sampai saat ini belum mengetahui apa penyebab peristiwa tersebut. Namun, ia sepakat apabila ada unsur kelalaian dan kesalahan dari pihak perusahaan supaya bertanggung jawab.

"Kita belum tahu bagaimana kronologinya, kita jangan cepat mengambil kesimpulan. Yang pasti setiap kesalahan dan pelanggaran aturan akan dihukum, dan kita dukung itu," kata dia.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU