Ungkap 5 Rampok Toko Emas Bersenpi, Polda Sumut: Semua Sudah Terencana
Konferensi pers terkait perampokan toko emas yang digelar pada, Rabu (15/9/2021)/Instagram/Bobbynst.
News
Kota Medan

Ungkap 5 Rampok Toko Emas Bersenpi, Polda Sumut: Semua Sudah Terencana

Kamis, 16 September 2021 13:02 WIB 16 September 2021, 13:02 WIB

INDOZONE.ID - Polda Sumatera Utara (Sumut) telah menangkap lima orang terduga pelaku perampokan toko emas bersenjata api yang terjadi di Pajak Simpang Limun, Medan.

Dalam konferensi pers yang digelar pada, Rabu (15/9/2021), polisi mengungkap kelima tersangka sudah merencanakan aksi perampokan tersebut dengan begitu matang.

Kelima tersangka yang sempat buron itu masing-masing bernama Farel (21), warga Jalan Garu I GG Manggis, Medan Amplas, Hendrik (38) warga Jalan Paluh Kemiri Lubuk Pakam. Kemudian Paul (32) warga Jalan Menteng VII gang Horas Medan Denai, Prayogi alias Bejo (26) warga Jalan Bangun Sari Lingkungan II Medan Johor, dan Dian.

Adapun ide perampokan itu diketahui disampaikan oleh Hendrik kepada tersangka Dian. Lalu, Hendrik meminta Dian untuk mencari orang, guna untuk melakukan aksi perampokan tersebut.

Usai 3 orang ditemukan, yakni Paul, Farel dan Prayogi alias bejo. Maka dipertemukan lah 3 orang ini dengan saudara Hendrik. Hendrik tewas ditembak petugas, dikarenakan berusaha kabur dan melakukan perlawanan.

Sehari sebelum menjalankan aksinya, para pelaku pada 25 Agustus 2021 telah melakukan observasi. Saat itu yang bertugas memantau adalah Paul, Farel, dan Prayogi.

"Sebelum pelaksanaan mereka melakukan observasi. Peninjauan ke lapangan kapan itu tepat pada tanggal 25 Agustus 2021 sekitar siang hari," beber Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra.

Setelah observasi, mereka kembali melapor ke Hendrik. Lalu disepakati waktu merampok 26 Agustus 2021. Mereka juga mematangkan rencana mereka dengan baik.

"Karena sebelum melakukan, mereka melakukan observasi. Kedua mereka melakukan persiapan yang matang antara lain, seluruh pelaku menggunakan atau melapisi tangannya dengan plaster kain atau hansaplas," ujarnya.

"Sehingga apa tujuannya, yakni sidik jarinya tak terlihat oleh polisi," sambung Kapolda lagi.

Selain itu, Kapolda Sumut menyampaikan, bahwa dua kendaraan yang dipakai komplotan perampok merupakan kendaraan hasil pencurian.

Polisi pun membeberkan bahwa total barang bukti emas yang dirampok pelaku sebesar 6,8 kilogram atau senilai Rp6,5 miliar.


Artikel Menarik Lainnya:

Maling Kotak Infak di Masjid Jami Medan Ditangkap, Ngaku Duitnya Buat Main Game
Kuker ke Aceh dan Sumut, Presiden Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Door To Door
Canangkan Pasar Bersih, Pemkot Medan Olah 30 Ton Sampah Jadi Kompos
 

TAG
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU