Edy: Akibat Ternak Babi Mati, Peternak Merugi Hingga Rp3 Juta per Ekor
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (tengah). (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
News
Kota Medan

Edy: Akibat Ternak Babi Mati, Peternak Merugi Hingga Rp3 Juta per Ekor

Jumat, 14 Februari 2020 16:05 WIB 14 Februari 2020, 16:05 WIB

INDOZONE.ID - Pemprov mencatat hingga Kamis (13/2/2020) sebanyak 48.000 ekor babi mati di Sumut. Akibatnya, para peternak babi menderita kerugian hingga mencapai Rp3 juta per ekor.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan kasus kematian ribuan ekor babi ini berpengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat, terutama para peternak babi. Harga daging babi di pasaran juga anjlok.

"Tak hanya dilanda kerugian karena kematian babi, peternak juga dihadapkan dengan kondisi anjloknya harga jual daging babi," katanya dalam rapat dengar pendapat terkait persoalan babi di Sumut di kantor DPRD Sumut, Kamis (13/2/2020).

Edy menambahkan bahwa berdasarkan perhitungan, matinya seekor ternak babi menyebabkan para peternak merugi hingga Rp3 juta.

"Kondisi perekonomian para peternak sangat buruk. Kalau babinya mati, maka sudah pasti mereka rugi. Namun babi yang tidak mati juga mereka rugi karena harga jual babi di pasar turun karena wabah ASF," ujarnya.

Edy menyebutkan bahwa saat ini Pemprov Sumut juga terus mencari solusi untuk mengatasi wabah African Swine Fever (ASF). Salah satu solusinya yakni mengajak para peternak untuk beralih beternak binatang lain.

"Kalau itu memang tidak dipolitisir, kita akan ubah sementara ke binatang lain yang tidak terkena virus ASF," ujarnya.

Edy juga menegaskan bahwa Pemprov Sumut tidak akan mengambil langkah pemusnahan babi. Menurutnya, jika dilakukan pemusnahan maka hal itu juga bisa berpengaruh besar terhadap perekonomian. Selain itu, Pemprov Sumut juga harus memberikan ganti rugi yang cukup besar.

"Jumlah babi di Sumut saat ini mencapai 2 Juta ekor. Jika langkah pemusnahan diambil, maka pemerintah harus menyiapkan ganti rugi sebesar 3 juta rupiah setiap ekor babi. Kalau itu sampai terjadi, maka biaya ganti rugi babi ini mencapai 6 Triliun," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US