Viral Party di Kolam Renang di Medan Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Ini Kata Gugus Tugas
Viral party di kolam renang di Medan. (Tangkapan layar/Twitter)
News
Kota Medan

Viral Party di Kolam Renang di Medan Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Ini Kata Gugus Tugas

Selasa, 29 September 2020 17:58 WIB 29 September 2020, 17:58 WIB

INDOZONE.ID - Saat ini, satu-satunya cara untuk menekan angka penyebaran virus corona adalah dengan mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

Namun sayangnya, baru-baru ini viral sebuah video di media sosial yang memperlihatkan ada banyak warga yang terhanyut dalam sebuah pesta di kolam renang. Pesta itu sama sekali tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Video itu pertama kali diunggah oleh seorang pengguna Twitter bernama @dionismee pada Senin (28/9). Video yang berdurasi singkat itu direkam di sebuah taman rekreasi air di Kota Medan.

Seperti yang bisa dilihat, tampaknya ada ratusan orang yang ikut dalam pesta tersebut. Mereka hanyut dalam lantunan musik yang diputarkan dari sebuah panggung di depan kolam renang. Mereka berkerumunan dan saling berjoget.

Sontak saja, unggahan tersebut membuat amarah warganet di media sosial. Salah satunya si pengunggah video itu.

"Enggak paham lagi nih sama manusia-manusia yang nganterin nyawanya dengan cara begini," cuit @dionismee.

"Lokasi: Hairos Waterpark, Medan. Aku dapat gambar ini dari story temenku dan udah izin dia," lanjut dia.

Terkait video yang viral itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, dr Mardohar Tambunan mengatakan bahwa pesta di kolam renang itu sangat melanggar protokol kesehatan.

Dia sangat menyayangkan masih banyak warga Kota Medan yang tidak peduli dan abai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Padahal di sisi lain, pihaknya bersama pemerintah terus mengimbau masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.

Untuk itu, kata dr Mardohar, pihaknya akan memanggil pihak kecamatan di mana taman rekreasi air itu berada.

"Gugus tugas akan melakukan penelusuran terhadap kebenaran video ini. Gugus tugas juga akan memanggil camat. Jika terbukti benar, maka akan diberikan sanksi. Seperti apa sanksinya, nanti kami akan koordinasi dengan pihak kecamatan,” kata dia, Selasa (29/9).

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US