Polda Sumut Masih Kumpulkan Keterangan Terkait Penyelewengan Bansos Covid-19 di 5 Daerah
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan. (ANTARA/Munawar)
News
Kota Medan

Polda Sumut Masih Kumpulkan Keterangan Terkait Penyelewengan Bansos Covid-19 di 5 Daerah

Rabu, 27 Mei 2020 10:30 WIB 27 Mei 2020, 10:30 WIB

INDOZONE.ID - Dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) COVID-19 di lima daerah di Sumut kini sedang diselidiki Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut). Saat ini masih dilakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, di Medan, Selasa, mengatakan petugas kepolisian terus mendata daerah di Sumut yang tidak dapat mempertanggungjawabkan dana bansos COVID-19.

"Polda Sumut mengumpulkan bukti-bukti dugaan terjadinya penyimpangan penyaluran dana bansos kepada masyarakat," ujarnya, seperti dilansir dari Antara, Selasa (26/5).

Lima daerah yang diduga terjadi penyelewengan bansos antara lain  di Medan, Pematang Siantar, Toba, Samosir, dan Deli Serdang. Kelima daerah yang mengalami kendala dalam penyaluran dana bansos COVID-19 itu, juga dilakukan pendataan oleh petugas.

"Polda Sumut terus bekerja di lapangan memantau penyaluran bansos COVID-19," kata mantan Kapolres Nias Selatan itu pula.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin mengatakan pihaknya tengah mendalami dugaan penyelewengan dana bansos dan bantuan langsung tunai (BLT) di sejumlah daerah di Sumut.

"Para pelakunya akan dijerat dengan pasal-pasal tindak pidana korupsi (tipikor)," kata Martuani pada talkshow yang disiarkan secara online dari Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Senin (18/5).

Ia mengatakan, sebagaimana instruksi Presiden Jokowi, Polda Sumut akan terapkan kasus ini sebagai tindak pidana korupsi.

"Kami sedang kumpulkan data-data, apakah benar terjadi tindak pidana korupsi," katanya pula.

Martuani menyebutkan, Polda Sumut tidak akan memberikan toleransi pada tindakan yang menyentuh rasa keadilan, seperti dugaan penyelewengan dana bansos dan BLT.

"Saya sudah perintahkan Dirreskrimsus Polda Sumut untuk menyelidiki dugaan penyimpangan dana bansos dan BLT," kata mantan Asisten Operasi (Asops) Kapolri itu pula.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US