Polisi Medan Bongkar Sindikat Baru Peredaran  Narkotika Aceh-Medan-Surabaya
Konferensi pers pengungkapan jaringan peredaran narkotika oleh Polrestabes Medan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Senin (20/7). (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
News
Kota Medan

Polisi Medan Bongkar Sindikat Baru Peredaran Narkotika Aceh-Medan-Surabaya

Selasa, 21 Juli 2020 10:48 WIB 21 Juli 2020, 10:48 WIB

INDOZONE.ID - Polrestabes Medan membongkar sindikat baru narkotika, yakni berasal dari jaringan Aceh-Medan-Surabaya. Dari pembongkaran itu, petugas mengamankan 40 kilogram sabu-sabu.

"Ini adalah jaringan baru, yakni Aceh-Medan-Surabaya, sekarang langsung pemesanan dari Surabaya. Yang selama ini kita kenal Aceh-Medan-Pekanbaru dan Aceh-Medan-Jakarta, hari ini ada jaringan baru yang kita bisa ungkap," kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin melansir Antara, Selasa (21/7).

Dalam pengungkapan jaringan baru ini, petugas juga telah mengamankan empat orang tersangka berinisial MRF sebagai kurir, RS (sopir), W (kurir penjemputan), dan HA (supir kurir).

Martuani mengatakan, untuk tersangka MRF tewas ditembak petugas karena pada saat dilakukan pengembangan untuk mencari tersangka lainnya berinisial A yang merupakan pengendali jaringan, mencoba merebut senjata petugas.

"Para tersangka diamankan di sebuah penginapan di Kota Medan pada Sabtu, 18 Juli 2020 oleh petugas Polsek Medan Baru," ujarnya.

Kapolda Sumut juga mengungkap kasus peredaran narkotika dari jaringan Aceh-Medan-Pekanbaru dengan barang bukti sebanyak 15 kilogram sabu-sabu.

"Barang bukti ini dari beberapa TKP yakni di wilayah hukum Polsek Patumbak sebanyak 11 kilogram, Polsek Sunggal tiga kilogram dan Polsek Kutalimbaru satu kilogram," tambah dia.

Martuani menyebutkan, total sebanyak 15 orang tersangka dengan barang bukti 55 kilogram sabu-sabu dalam pengungkapan dua jaringan peredaran narkotika ini.

"Dari 15 tersangka ini, dua orang terpaksa dilakukan tindakan tegas, keras, tepat dan terukur karena mengancam keselamatan petugas," ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) Jo Pasal 132 dari UU RI No 35 Thn 2009, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun penjara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Nanda
Zega

Zega

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US