Masker Kain Jadi Penopang Pendapatan Penjahit di Tengah Pandemi
ianto di tempat usaha di komplek Pajak Hongkong, Jalan Diponegoro, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar. (ANTARA/Waristo)
News
Kota Pematang Siantar

Masker Kain Jadi Penopang Pendapatan Penjahit di Tengah Pandemi

Sabtu, 04 Juli 2020 11:18 WIB 04 Juli 2020, 11:18 WIB

INDOZONE.ID - Di tengah pandemi corona saat ini, diakui para penjahit bahwa pesanan menjahit mereka menurun drastis. Beruntung, mereka masih bisa memproduksi masker kain yang dapat menopang pendapatannya saat ini.

Misalnya para penjahit di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, mereka memilih untuk mengembangkan masker kain yang masih tinggi permintaannya di tengah pandemi corona sekarang ini.

"Kain-kain yang sisa potongan saya manfaatkan bikin masker. Kalau banyak orderan, baru beli kain," kata Rianto dilansir dari Antara, Sabtu (4/7)

Masker buatan warga Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun ini dijual dengan harga Rp 4.000 - Rp 5.000 per lembar dan dititipkan di sejumlah tempat penjualan. 

Dia juga menerima pesanan dari warga sekitaran rumah dan yang menjual ke pekan-pekan (pasar tradisional).

"Alhamdulillah bisa menutupi kebutuhan keluarga," katanya.

Ayah empat anak itu berharap pendemi Covid-19 segera berlalu supaya perekonomian pulih kembali.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Nanda
Zega

Zega

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU