Kemenparekraf dan Poltekpar Medan Gelar Vaksinasi Covid-19 di Sumut, Ini Kata Sandiaga Uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (photo/Instagram/@sandiuno)
News
Kota Medan

Kemenparekraf dan Poltekpar Medan Gelar Vaksinasi Covid-19 di Sumut, Ini Kata Sandiaga Uno

Rabu, 18 Agustus 2021 13:47 WIB 18 Agustus 2021, 13:47 WIB

INDOZONE.ID - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan menyelenggarakan agenda vaksinasi dosis pertama untuk masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) selama 3 hari dengan target 6.000 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam webinar, Jakarta, Rabu (18/8/2021).

"Ini adalah kolaborasi yang sangat kita apresiasi dari Polda Sumut, Gojek Indonesia, dan Poltekpar Medan. Ini bentuk dari 3G, Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol (Garap Semua Potensi Lapangan Kerja) untuk mencapai herd immunity melawan pandemi,"  ujar Sandiaga.

Lebih lanjut lagi, Sandiaga mengatakan per 17 Agustus 2021, masyarakat Sumut yang telah menerima vaksin hampir mencapai 38 persen dan dosis kedua sekitar 14 persen. 

Dia mengharapkan agar vaksinasi dapat ditingkatkan, karena Danau Toba yang berada di Sumut menjadi bagian dari 5 destinasi prioritas.

Menparekraf juga menyampaikan bahwa per Rabu ini, di lingkup parekraf, sudah ada 160 ribu masyarakat yang tervaksinasi.

“Kita ingin minggu ini mencapai 193 ribu dan akhir dari 2021 bisa lebih banyak lagi, sehingga 34 juta para pelaku parekraf semua bisa mendapatkan vaksinasi,” paparnya.

Sementara itu Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengingatkan agar para tenaga kesehatan (nakes) dapat memberikan edukasi dan arahan kepada masyarakat yang telah divaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes), selalu menggunakan masker, dan mencuci tangga memakai sabun.

Dia menyatakan antusiasme masyarakat Sumut sangat besar dalam rangka vaksinasi. Tetapi, ada kesalahan pengertian bahwa dengan divaksinasi, maka sudah selesai menjaga diri dari virus Covid-19 sehingga bebas untuk tak mematuhi aturan prokes dan lainnya.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU