Digeruduk Warga, Lurah Sari Rejo Medan Diduga Pilih Kasih Salurkan Bansos
Puluhan warga lingkungan II, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia geruduk kantor Kelurahan Sari Rejo, Senin (2/8/2021). (Foto/Istimewa)
News
Kota Medan

Digeruduk Warga, Lurah Sari Rejo Medan Diduga Pilih Kasih Salurkan Bansos

Senin, 02 Agustus 2021 21:04 WIB 02 Agustus 2021, 21:04 WIB

INDOZONE.ID - Puluhan warga lingkungan II, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia geruduk kantor Kelurahan Sari Rejo, Senin (2/8). Pasalnya, warga yang merupakan mayoritas emak-emak minta Lurah dan Kepling tidak pilih kasih dalam pembagian bantuan sosial (bansos) berupa beras bagi warga yang terdampak Covid-19.

"Kami minta Lurah dan Kepling tidak pilih kasih menyalurkan bantuan beras terhadap warga lingkungan II," ujar Fitri salah satu warga lingkungan II saat melaksanakan unjuk rasa, Senin (2/8/2021).

Ia juga membeberkan, bahwa pembagian bantuan beras pada 30 Juli 2021 lalu dinilai tidak transparan dan pilih kasih. Bahkan, oknum  Kepling WPS yang baru saja mendapat SK dituding hanya mendistribusikan beras terhadap warga pendukungnya.

"Kepling kami (WPS) baru dapat SK dan saat ini banyak warga yang menolak pengangkatannya. Maka warga yang pendukung Dia lah (Kepling- red) yang mendapat bantuan beras. Ini lah kami maka lakukan aksi biar Wali Kota Medan tahu persoalan ini," pungkasnya.

Menurutnya, seharusnya pembagian bantuan beras dilakukan di lingkungan bukan di kantor Lurah.

"Kami minta Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dapat memperhatikan nasib kami dan menindak Kepling yang pilih kasih," harap Fitri.

Tuntutan yang serupa, juga dikatakan ibu Ida warga lingkungan II, bahwasanya dirinya  tidak mendapat bantuan beras dari Kepling WPS.

"Dulu ketika kepling sebelumnya, setiap ada bantuan dari pemerintah saya tetap dapat. Kenapa Kepling yang baru ini tidak lagi, nampak kali Kepling ini pilih kasih," terangnya.

Aksi unjuk rasa warga berlangsung sejak pukul 10.00 WIB di halaman kantor Lurah Sari Rejo. Tampak pintu kantor Lurah ditutup jerjak besi sehingga warga tidak bisa jumpa Lurah.

Warga pun marah karena sampai pukul 11.30 WIB tidak ada yang menerima aspirasi mereka. Kemarahan semakin menjadi, sehingga suara bernada tinggi dilontarkan warga ketika melihat sepeda motor yang diduga milik Kepling II parkir di halaman kantor Lurah.

"Lurah dan Kepling keluarlah, mana hak kami", lontar para pengunjuk rasa.

 
 
 
 
 

TAG
Aqmarul Akhyar

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US