Terdakwa Pembunuh Hakim di Medan Divonis Mati, Begini Reaksinya
Kiri bawah: Hakim PN Medan Jamaluddin | Kanan: Terdakwa Zuraida Hanum. (ANTARA/HO))
News
Kota Medan

Terdakwa Pembunuh Hakim di Medan Divonis Mati, Begini Reaksinya

Rabu, 01 Juli 2020 15:23 WIB 01 Juli 2020, 15:23 WIB

INDOZONE.ID - Zuraida Hanum, terdakwa pembunuh hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin, divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim dalam sidang putusan di Ruang Cakra 8 PN Medan, Rabu (1/7/2020) siang. 

"Mengadili, terdakwa terbukti secara sah melakukan pembunuhan berencana secara bersama-sama sesuai dakwaan primer dengan menjatuhkan hukuman pidana mati," tegas Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik dalam amar putusannya itu.

Sementara, dua eksekutor Jepri Pratama dan Reza Fahlevi divonis, yang membantu Zuraida dalam aksi pembunuhan itu divonis hukuman berbeda.

Hakim Erintuah berpendapat lain terhadap kedua terdakwa eksekutor yang divonis berbeda. Untuk Jefri Pratama, majelis hakim menjatuhi hukuman dengan pidana seumur hidup. Sementara untuk terdakwa Reza Fahlevi dijatuhi hukuman pidana 20 tahun penjara.

Dengan demikian, putusan ini bahkan lebih berat untuk Zuraida Hanum dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Parada Situmorang yang pada sidang sebelumnya hanya menuntut seumur hidup bagi ketiganya.

Mendapat putusan ini, hakim memberikan waktu kepada ketiga terdakwa untuk mengajukan banding.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Zuraida Hanum (41) yang berperan sebagai otak pelaku pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin hukuman penjara seumur hidup.

Hal tersebut disampaikan oleh JPU dari Kejaksaan Negeri Medan Parada Situmorang dalam tuntutannya di PN Medan, Rabu (10/6/2020). Pada saat itu, jaksa menyebutkan tidak ada yang dapat diampuni, dimaafkan, dan meringankan perbuatan terdakwa Zuraida yang tega membunuh suaminya sendiri.

Menurut Jaksa, hal yang memberatkan terdakwa adalah telah bersikap sadis membunuh suaminya sendiri. Sedangkan hal yang meringankan terhadap terdakwa tidak ada.

"Dalam kasus pembunuhan tersebut, terdakwa melanggar Pasal 340 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana," ucap Parada dalam kesempatan tersebut.

Setelah mendengar vonis tersebut, Zuraida Hanum tampak tenang. Reaksi wanita berusia 42 lebih tenang dari sebelumnya.  

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US