Ustad Maheer Meninggal, Akun Twitter Bernama Novel Baswedan: Orang Sakit Kenapa Ditahan?
Postingan akun twitter bernama Novel Baswedan. / twitter
News
Nasional

Ustad Maheer Meninggal, Akun Twitter Bernama Novel Baswedan: Orang Sakit Kenapa Ditahan?

Selasa, 09 Februari 2021 11:23 WIB 09 Februari 2021, 11:23 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah akun twitter bernama Penyidik KPK Novel Baswedan turut berkicau tentang meninggalnya ustad Maheer At-Thuwailibi.

Akun @nazaqistsha itu menuliskan "Innalillahi Wainnailaihi Rojiun Ustadz Maaher meninggal di rutan Polri. Pdhl kasusnya penghinaan, ditahan, lalu sakit. Org sakit, kenapa dipaksakan ditahan? Aparat jgn keterlaluanlah.. Apalagi dgn Ustadz. Ini bukan sepele lho..," tertanggal 9 Februari 2021 pukul 05.38 wib.

Kolom komentar postingan ini pun ramai dipadati oleh para warganet.

"Setahu saya tidak ada koruptor yg mati dalam tahanan atau tewas ditembak mati atau mati dalam pemeriksaan. Mereka diperlakukan dg layak...beda dg perlakuan kpda ulama dan ustadz ustadz. ALLAH tidak akan mendiamkan itu ALLAH akan balas perlakuan tidak adil itu. Catat," tulis akun @YuliHan13872756.

"Banyak orang ngerti pada tiarap,padahal orang ngerti apalagi ustad,kyai habaib ada kedzaliman tapi diam saja itu dosa sangat besar,tp ya sudahlah urusan perut keluarga memang lebih penting baru mikirin orang lain," tulis akun @Khojan7.

"Biarlah nanti mereka mendaptkan keadilan yang sebenarnya. Malaikat maut hanya tinggal menunggu perintah Allah utk mencabut nyawa orang orang dzalim  Semoga semua diberi hidayah sebelum maut menjemput. Allah Maha Baik," tulis akun @IDevfath.

"sebanar cara Allah menyayangi hamba NYA dgn cepat mengambil nya kembali. Org yg Allah cintai akan cepat d ambil karma d dunia sdh sgt kejam dan menyakitkan InsyaAllah alm Husnul khotimah dan Allah ampuni dosa2 nya dan terima amal ibadah nya Aamiin..," tulis akun @akhwatelya.


 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US