BBM di Sumut Langka, Ini Penjelasan PT Pertamina
General manager PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding C&T Regional Sumbagut Asep Wicaksono (kiri) saat berada di Ditkrimsus Sumut (Istimewa)
News
Kota Medan

BBM di Sumut Langka, Ini Penjelasan PT Pertamina

Minggu, 17 Oktober 2021 11:14 WIB 17 Oktober 2021, 11:14 WIB

INDOZONE.ID - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di beberapa wilayah di Sumatera Utara (Sumut) sempat meresahkan warga. Beruntung pihak PT Pertamina akhirnya buka suara terkait masalah tersebut.
 
General manager PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding C&T Regional Sumbagut, Asep Wicaksono mengatakan langkanya BBM yang berada di Sumut khususnya Medan dikarenakan pasokan dan stok yang terbatas.

“Minyaknya ada namun stoknya terbatas. Jadi kami harus mengatur stok yang ada sampai kapal berikutnya datang,” ucapnya kepada wartawan seusai memenuhi panggilan Ditkrimsus Polda Sumut, yang dikutip Indozone, Minggu (17/10/2021). 

Ia menambahkan keterlambatan juga disebabkan karena kapal pembawa BBM  terlambat tiba. Hal itu diakibatkan faktor cuaca yang buruk.

 “Kapal yang membawa BBM sebelumnya juga mengalami keterlambatan karena faktor cuaca, otomatis penyaluran untuk harian berkurang,” sambungnya.

Namun ia menjelaskan ketiga kapal yang mengalami keterlambatan sudah berlabuh di pelabuhan Belawan. Sehingga PT Pertamina mulai melakukan upaya normalisasi kembali. 

“Mengatasi yang kemarin keterlambatan dan sebagainya, kami mencoba meningkatkan penyaluran kami di luar dari kebiasaan, untuk menormalisasi lagi kondisi yang ada di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kelangkan bahan bakar Pertamax, dirinya mengatakan itu import dari Singapura dan Malaysia, dan  memang terjadi antrian skala internasional di sana.

Adapun untuk bahan bakar Bio Solar, ia mengungkap itu subsidi, Pertamina hanya berhak menyalurkan sesuai kuota yang diberikan oleh BPH Migas. 

“Misal BPH Migas memberikan kuota 100 perhari atau perbulan, ya segitu yang kami salurkan, tapi kalau kebutuhan masyarakatnya 200, kami hanya bisa memberikan 100 karena itu kuota yang diberikan,” bebernya. 

Terakhir, mewakili PT Pertamina ia memohon maaf dan menjamin kelangkaan BBM tidak akan terjadi lagi dikemudian hari.

“Kami dari Pertamina meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan ini, kami janji ini tidak akan terulang lagi,” pungkasnya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU