Harga Bawang Naik, Pedagang Simpang Limun Sebut Hujan Penyebabnya
ilustrasi bawang merah
News
Kota Medan

Harga Bawang Naik, Pedagang Simpang Limun Sebut Hujan Penyebabnya

Rabu, 09 September 2020 11:16 WIB 09 September 2020, 11:16 WIB

INDOZONE.ID - Pedagang di Pasar Tradisional Simpang Limun, Kota Medan mengeluh dengan naiknya harga sejumlah komoditas pangan. Hujan menjadi alasan, pasokan barang terbatas.

Heru, pedagang di Pasar Tradisional Simpang Limun, mengatakan, setidaknya, harga bawang merah, cabai merah mengalami kenaikan harga. 

"Beberapa hari lalu, harga bawang merah masih Rp20ribu, sekarang jadi Rp26ribu.  Mungkin karena hujan, jadinya, barang pun susah masuk. Cabai pun naik," kata Heru, Rabu (9/9).

Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Baharuddin menyebutkan, pelonjakan harga adalah keinginan petani. Sebab, harga komoditas terus di harga rendah. 

"Harga turun, petani bisa enggan menanam. Kondisi ini bisa bahaya, karena kita sudah dapat keluhan dari petani, harga sekarang saya kita masih wajar," ungkapnya.

Tapi, Baharuddin menyebutkan dinas tetap mengawasi dan memastikan harga tetap dalam kondisi stabil dan tidak melonjak terus.

"Tapi kita berharap iklim juga bagus karena iklim kita juga harus mendukung. Kalau hujan terus, petani enggak bisa panen, busuk juga bawang yang ditanamnya. Harga malah jadi naik lagi," ungkapnya.
 

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US