Terkait Kasus Dugaan Suap APBN, KPK Sita Satu Mobil dari Anak Bupati Labura Nonaktif
Ilustrasi KPK. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
News
Kab. Labuhanbatu Utara

Terkait Kasus Dugaan Suap APBN, KPK Sita Satu Mobil dari Anak Bupati Labura Nonaktif

Rabu, 06 Januari 2021 09:20 WIB 06 Januari 2021, 09:20 WIB

INDOZONE.ID - KPK melakukan penyitaan satu unit mobil dari anak Bupati Labuhanbantu Utara nonaktif Khairuddin Syah Sitorus yang terlibat dalam kasus dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Diketahui, anak tersangka bernama Erni Ariyanti. Dia juga merupakan Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2019-2024.

"Dalam perkara ini, tim penyidik melakukan penyitaan satu unit mobil dari anak Bupati Labura (Labuhanbatu Utara), yaitu Erni Ariyanti dan dititipkan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Sumut," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melansir Antara, Rabu (6/1).

KPK menduga bahwa pembelian mobil tersebut menggunakan uang dari kontraktor yang mendapatkan proyek di Labuhanbatu Utara.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK pada Selasa (5/1) juga telah memeriksa tiga saksi untuk tersangka Khairuddin, yakni pegawai Gembira Money Changer Widya Santi Kumari, pemilik/pegawai Deli Megah Valutindo Sally, dan Kepala Cabang Dealer Suzuki Arista Abadi Liwan.

Sebelumnya, KPK menetapkan Khairuddin sebagai tersangka pada Selasa 10 November 2020. Khairuddin diduga memberi uang suap senilai 290 ribu dolar Singapura dan Rp400 juta melalui Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Pemkab Labuhanbatu Utara Agusman Sinaga.

Selain itu, Khairuddin melalui Agusman juga diduga mentransfer Rp100 juta ke rekening bank atas nama Puji Suhartono.

Dugaan penerimaan uang oleh tersangka Puji tersebut juga terkait dengan pengurusan DAK pada APBN 2018 Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US