Terkait Upaya Akhyar Tangani Banjir Rob di Medan Belawan, Bobby Singgung Persoalan Korupsi
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dan nomor urut 2, Bobby Nasution-Aulia Rahman. (ANTARA FOTO/Adiva Niki)
News
Kota Medan

Terkait Upaya Akhyar Tangani Banjir Rob di Medan Belawan, Bobby Singgung Persoalan Korupsi

Minggu, 22 November 2020 14:12 WIB 22 November 2020, 14:12 WIB

INDOZONE.ID - Calon wakil wali kota Medan, Akhyar Nasution mengaku telah berupaya menangani masalah banjir rob yang kerap terjadi di Medan Belawan.

Salah satunya dengan meminta kepada pemerintah pusat untuk dibuatkan tanggul di Medan Belawan sejak 2013 lalu.

Pengakuan itu diutarakan Akhyar setelah, calon wakil wali kota Medan nomor urut 2, Aulia Rachman menjawab pertanyaan Akhyar terkait strategi mengatasi masalah banjir rob di Belawan pada debat kandidat kedua Pilkada Medan, Sabtu (21/11).

"Koordinasi dengan Kementerian PUPR itu sudah sejak 2013. Bahkan pada tahun 2018, Pak Wali Kota saat itu, Pak Dzulmi Eldin langsung menjumpai Presiden di Binjai, 'Pak Presiden ini tolong karena pantai ini harus kerja sama dengan pemerintah pusat'. Namun, sampai sekarang tidak ada realisasinya," terang Akhyar.

Hingga hari ini, kata Akhyar, belum ada kejelasan terkait pembangunan tanggul tersebut. Bahkan apakah tanggul akan dibuat onshore atau offshore juga tidak ada kejelasan.

"Jadi sampai sekarang apakah dibuat tanggul onshore atau offshore juga tidak jelas. Jadi ini sama-sama harus kita kerjai," jelas dia lagi.

Setelah itu, calon wali kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution membalas Akhyar dengan menyinggung persoalan korupsi.

Menurut Bobby, permasalahan korupsi membuat pemerintah pusat tidak percaya ke pemerintah kota Medan.

"Kita ingin kolaborasi dengan pemerintah pusat dan korporasi di Medan bagian utara. Mungkin 2013 atau 2018 sudah Pemerintah Kota Medan sudah kolaborasi dengan pemerintah pusat," kata dia.

"Tapi pemerintah pusat juga bagaimana, kita saja mau memberi bantuan atau pendanaan ke orang pasti kita lihat dulu bagaimana yang diberikan dana ini bisa nggak menjamin tidak dikorupsi. Kalau ini bisa dijamin tidak korupsi, saya yakin pemerintah pusat, stakeholder yang lain, banyak swasta korporasi bantu pemerintah kota bersihkan korupsinya," jelas dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US