24 Hotel di Medan Tutup Akibat Corona, Ini Daftarnya
Ilustrasi Garuda Plaza Hotel Medan. (traveloka.com)
News
Kota Medan

24 Hotel di Medan Tutup Akibat Corona, Ini Daftarnya

Selasa, 07 April 2020 09:18 WIB 07 April 2020, 09:18 WIB

INDOZONE.ID - Penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin meluas berdampak pada operasional hotel. Oleh sebab itu, sebanyak 24 hotel berbintang di Kota Medan mulai menghentikan kegiatan operasional untuk sementara karena turunnya jumlah tamu hotel.

"Saya perkirakan yang tutup sementara lebih dari 24 hotel, namun yang melapor ke PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) Sumut masih 24 hotel," ujar Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) PHRI Sumut, Denny S Wardhana di Medan, Senin (6/4/2020).

Adapun hotel yang tutup sementara waktu itu adalah, Garuda Plaza Hotel, Hotel Danau Toba International Medan, Pardede International Medan, Dprimahotel Medan, Fave Hotel, Wisma Garuda, dan Grand Lubuk Raya Hotel.

Lalu, KAMA Hotel Medan, Raz Hotel and Convention Medan, Hotel Syariah Grand Jamee Medan, Putra Mulia Hotel, Karibia Boutique Hotel Medan, dan Grand Impression.

Selanjutnya, Sumatera Hotel, Grand Melati Hotel, Citi Inn Hotel, Hotel Antares, Swiss Bel Inn Surabaya, Jangga House Bed and Breakfast, Hermes Palace Hotel, Grand Kanaya Hotel, Grand Delta Hotel, Hotel Radisson, dan Hotel Madani.

Waktu penutupan sementara hotel itu berbeda-beda, seperti Garuda Plaza Medan tutup mulai 1 April 2020.

Sementara itu Denny juga mengatakan, untuk waktu pengoperasian kembali hotel tersebut belum bisa dipastikan.

Ia memastikan semua manajemen hotel yang menghentikan sementara operasional itu beralasan sama yakni untuk mencegah kerugian yang lebih besar dampak tidak adanya tamu akibat wabah corona.

"Pengusaha hotel dan restoran masih menunggu kebijakan keringanan (relaksasi) berbentuk penghapusan dan penundaan atas sejumlah beban yang harus tetap dibayar pengusaha di saat wabah Covid-19," tambah Denny.

Selain itu, Denny memastikan alasan penghentian operasional sementara itu juga dilakukan untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan dan menjaga arus kas agar tidak mengalami kerugian lebih dalam.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Laila Rahmi Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US