Kapolri Cabut Surat Telegram Larangan Media Tampilkan Kekerasan Polisi
Konferensi pers Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta. (photo/Istimewa)
News
Nasional

Kapolri Cabut Surat Telegram Larangan Media Tampilkan Kekerasan Polisi

Selasa, 06 April 2021 18:43 WIB 06 April 2021, 18:43 WIB

INDOZONE.ID - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali mengeluarkan satu surat telegram baru. Surat telegram terbaru itu yakni berisi pencabutan instruksi peliputan media.

Dari surat telegram yang didapat Indozone, surat telegram itu dikeluarkan oleh Kapolri. Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

Surat telegram itu sendiri teregistrasi dengan nomor ST/759/IV/HUM.3.4.5./2021. Irjen Argo sendiri membenarkan adanya STR berisi pencabutan surat telegram pertama.

"Ya benar (STR ini dikeluarkan Kapolri)," kata Irjen Argo, Selasa (6/4) saat dihubungi Indozone.

Isi surat tersebut berisi pencabutan surat telegram pertama yang isinya berkaitan dengan peliputan media. Polri sendiri belum berkomentar banyak terkait pencabutan surat telegram tersebut.

Baca juga: Resmi! Polri Tetapkan 3 Polisi Jadi Tersangka Unlawful Killing Laskar FPI

Selain itu, Divisi Humas Polri juga menyampaikan permintaan maaf jika terjadi miskomunikasi dan membuat ketidaknyamanan bagi kalangan media massa.

Karo Penmas Polri Brigjen Rusdi Hartono sebelumnya juga sudah memberikan klarifikasi. Dia menyatakan surat telegram tersebut sebenarnya dibuat untuk kepentingan internal.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU