Pilkada Medan, Akhyar Nasution: Saya Bukan Boneka
Pasangan calon walikota dan wakil walikota Medan, Akhyar Nasution - Salman Alfarisi (AMAN). / istimewa
News
Kota Medan

Pilkada Medan, Akhyar Nasution: Saya Bukan Boneka

Minggu, 25 Oktober 2020 11:48 WIB 25 Oktober 2020, 11:48 WIB

INDOZONE.ID - Calon Walikota Medan, Akhyar Nasution pastikan dirinya telah bergabung di Partai Demokrat dan tidak lagi tercatat sebagai anggota ataupun kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). 

"Saya sekarang jadi anggota Partai Demokrat. Jadi kalau saya disebut masih anggota partai lama (PDIP), itu semua hoax," tegasnya.

Berada di Jalan Puri, Sabtu (24/10) Akhyar menyebutkan dirinya bukan boneka yang bisa dikontrol dengan deal atau kesepakatan tertentu. 

"Selesai pilkada ada yang nampung Akhyar dengan deal tertentu. Itu semua juga bohong saya bukan boneka. Saya serius maju bapak-ibu. Kenapa saya harus serius maju lagi? Medan kota besar yang tidak bisa dikelola ecek-ecek. Menjawab itu semua adalah alasan saya maju. Saya sebelumnya menjabat wakil walikota, Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia. Masalahnya kompleks tidak sederhana. Masak harus dipimpin oleh orang baru yang tak berpengalaman," katanya.

Akhyar menyebutkan alasannya memilik Partai Demokrat untuk berlabuh. 

"Kenapa, pertama saya sekarang sudah dari Partai Demokrat. Kedua, partainya cuma dua bersama PKS. Jelas kita lebih fokus dan tidak seperti sebelah. Mari bersama menangkan AMAN. Apa yang akan kita kerjakan, banyak dan telah dikerjakan dimasa kepemimpinan sebelumnya, walau saya akui masih ada yang belum dikerjakan. Tapi, di Medan bukan cuma problem saja yang disampaikan, melainkan harus ada solusi," ujar Akhyar.



Artikel menarik lainnya: 

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US