Sindikat Pelaku Penipuan Mata Uang Asing Dibekuk  Polres Asahan
Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto didampingi Kasat Reskrim melakukan konferensi pers terkait penipuan. (ANTARA/Indra)
News
Kota Medan

Sindikat Pelaku Penipuan Mata Uang Asing Dibekuk Polres Asahan

Selasa, 03 Maret 2020 16:30 WIB 03 Maret 2020, 16:30 WIB

INDOZONE.ID - Satreskrim Polres Asahan berhasil menangkap sindikat pelaku penipuan dengan modus penukaran mata uang asing. Sindikat tersebut telah beraksi di sejumlah kota di Indonesia.

Dalam kasus ini, polisi berhasil menangkap dua pelakunya. Mereka diamankan di Jakarta. Sindikat ini ternyata telah bertahun-tahun menjalankan aksinya di sejumlah kota besar di Indonesia. Setelah bertahun-tahun, sindikat ini akhirnya ditangkap di Asahan.

“Kedua tersangka ditangkap setelah beraksi di Asahan. Dilaporkan korbannya, dengan kerugian sebesar 132 juta rupiah. Mereka ada empat orang. Dua lain masih buron masing masing memiliki peran salah satunya menjadi warga Negara Asing yang ingin menukarkan uang,” kata Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto saat menggelar konferensi pers di Mapolres Asahan, Selasa (3/3/2020).

Kapolres mengatakan kedua pelaku yang ditangkap ini adalah ES dan RS. Dalam aksinya, ES berpura-pura sebagai karyawan bank dan ikut meyakinkan korban bahwa uang asing itu bisa ditukarkan ke bank. Sedangkan RS bertugas sebagai negosiator yang membujuk korban.

Salah satu dari pelaku berpura-pura menyamar sebagai warga negara asing dan berpura-pura bertanya mengenai lokasi penukaran mata uang asing. Beberapa saat kemudian, RS datang dan membujuk korban. Korban pun bersedia mengantarkan kedua pelaku ke tempat penukaran mata uang asing.

Beberapa saat kemudian, ES datang menemui korban dan kedua pelaku. ES berpura-pura sebagai karyawan bank. ES kemudian meyakinkan korban agar menukarkan uang kepadanya.

Setelah itu, RS membujuk korban untuk menukarkan uang kepada ES dengan dalih bisa mendapatkan keuntungan. Korban pun setuju dengan menyerahkan uang Rp132 juta dan perhiasan. Barang-barang itu kemudian ditukarkan pelaku dengan mata uang Brazil dengan iming-iming mendapatkan keuntungan Rp600 juta.

Beberapa hari kemudian, korban pun sadar telah menjadi korban penipuan. Korban kemudian melaporkannya ke Polres Asahan. Polres Asahan kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua dari tiga pelaku di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (2/3/2020).


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU