Bentrokan Antar Warga di Tapanuli Selatan, Satu Orang Meninggal 
Bentrokan antar warga terjadi di Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (26/5) malam. Satu orang meninggal dunia. (Antara/HO)
News
Kab. Tapanuli Selatan

Bentrokan Antar Warga di Tapanuli Selatan, Satu Orang Meninggal 

Rabu, 27 Mei 2020 11:12 WIB 27 Mei 2020, 11:12 WIB

INDOZONE.ID - Satu orang meninggal akibat bentrokan antar warga di Tapanuli Selatan. Bentrokan sebelumnya terjadi antar Warga Kampung Pintu Langit dan Kampung Huraba, Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (26/5) malam. 

Korban meninggal adalah SS (42), warga kampung Huraba, Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan. 

Menurut penjelasan Camat Angkola Timur Ricky H Siregar, Rabu (27/5) perkelahian antara warga Kampung Huraba dengan Kampung Pintu Langit Julu, Desa Huraba itu terjadi pada Selasa (26/5) sekitar pukul 22.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB. 

Motifnya bermula dari cekcok soal knalpot sepeda motor yang dikendarai dua pemuda asal Kampung Pintu Langit Julu dinilai terlalu ribu saat melintasi Kampung Huraba.

"Kemudian pemuda Huraba Protes. Hingga terjadi pemukulan terhadap kedua pemuda Pintu Langit yang datang dari arah Sibio-bio sekitar pukul 14.00 WIB itu," jelasnya, seperti dilansir Antara, Rabu (27/5).

Walau sebelumnya sudah ada mediasi antara kedua belah pihak akibat kejadian pada pukul 19.00 WIB di Kantor Desa Huraba, namun pada pukul 22.00 WIB ada terjadi penyerangan ke Kampung Huraba.

"Korban yang sedang sedang duduk-duduk di Pasar Huraba bersama rekannya tiba-tiba berlari guna menghindari adanya lemparan batu. Korban meninggal diduga terjatuh. Dagu/bagian lehernya terluka akibat menghantam pondasi pinggir jalan menuju Puskesmas Huraba saat berlari," kata Camat.

Untuk menjaga situasi tetap normal satu pleton Brimob, Kepolisian, TNI, Pihak Kecamatan dan desa bersiaga di lokasi. Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat juga sudah berusaha saling mendamaikan.

Tiga Warga Luka

Sebelumnya diberitakan tiga warga Kelurahan Pintu Padang mengalami luka tembak senapan angin dalam bentrokan itu. Ketiga warga itu telah menjalani perawatan di Puskesmas setempat hingga terbakarnya rumah dan sepeda motor. Ketiga korban adalah Hoirul Saputra Daulay (23) luka tembak di leher, Wahyu Lutfi (17) luka tembak di dada dan Ricky Hardito (29) luka tembak di paha kanan.

Seorang warga lainnya, Asrul Efendi Pane, 41, mengalami luka di dahi, pipi, bibir dan telapak tangan. Selain itu, seorang polisi bernama Ridho Harahap dari Polsek Pintu Padang luka akibat lemparan batu saat memadamkan api di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Padangsidimpuan-Panyabungan yang lumpuh total.

Selain itu, pertikaian yang berujung bentrok itu juga mengakibatkan satu sepeda motor dan satu rumah di dekat Monumen Perjuangan Benteng Huraba dibakar. Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU