DPRD Siantar Minta Pembangunan RS dan Kampus Efarina Dihentikan
Suasana rapat dengar pendapat antara Komisi III DPRD dengan Pemerintah Kota terkait bangunan bermasalah. (ANTARA/HO)
News
Kota Pematang Siantar

DPRD Siantar Minta Pembangunan RS dan Kampus Efarina Dihentikan

Kamis, 25 Juni 2020 12:00 WIB 25 Juni 2020, 12:00 WIB

INDOZONE.ID - Berdasarkan hasil rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Pematangsiantar dan Pemerintah Kota setempat, Selasa (23/6/2020), pembangunan rumah sakit dan lembaga pendidikan Efarina diminta untuk dihentikan.

Menurut anggota Komisi III, Astronot Nainggolan, penerbitan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) rumah sakit dan kampus Efarina itu tidak sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Pematangsiantar.

Bahkan terungkap, pihak Dinas LHK belum menerbitkan dokumen lingkungan, seperti analisa mengenai dampak lingkungan.

Komisi II yang membidangi perizinan menyesalkan penerbitan IMB yang melanggar ketentuan RT RW dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu.

Di samping itu, wakil ketua Komisi II, Ferry SP Sinamo mengatakan, perizinan yang diterbitkan itu bukan hanya untuk Yayasan Efarina, tetapi bangunan-bangunan lain di wilayah Pematangsiantar.

"Banyak izin yang menyalahi RT RW, semua akan kami usulkan untuk ditinjau ulang, Efarina menjadi pintu masuk pembenahan," katanya dikutip dari Antara, Kamis (25/6/2020).

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Fahrizal Daulay
Laila Rahmi Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US