Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Samosir, Apa Sebabnya?
Ilustrasi ikan mati. / istimewa
News
Kab. Toba Samosir

Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Samosir, Apa Sebabnya?

Jumat, 23 Oktober 2020 13:31 WIB 23 Oktober 2020, 13:31 WIB

INDOZONE.ID - Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir memperkirakan jumlah ikan yang mati mendadak di kawasan Kelurahan Si Ogung-Ogung, Tanjung Bunga, Pangururan, Selasa (20/10)  hingga ratusan ton yang terjadi sejak Selasa (20/10) lalu.

“Tim kami masih menghitung dan diperkirakan ada ratusan ton,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Viktor Sitinjak saat dihubungi melalui WA, Kamis (21/10). 

Menurutnya, kematian ratusan ikan disebabkan adanya angin kencang dan arus deras di bawah danau yang terus berputar-putar dan mengakibatkan air keruh naik keatas. Sehingga, menerjang ikan yang mengakibatkan oksigen berkurang. Akibatnya ikan-ikan susah bernafas dan mati.

“Ini sebenarnya bisa terjadi akibat dari kurang dalamnya air atau terlalu dangkal lokasi keramba, kami juga sudah sarankan agar keramba ditarik kearah yang lebih dalam dan yang kedua dikurangi ikan dalam keramba agar mudah bernafas,” tambahnya.

Menurutnya, pihaknya kita tetap melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan dan melihat kualitas air hingga ada faktor-faktor pengaruh lain.

“Untuk penguburan ikan mati sudah kami koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum hanya saja alatnya masih bekerja di Sipira. Demikian informasi sementara yang dapat kami berikan,” katanya.

Viktor mengakui, kondisi ini pernah beberapa kali terjadi di perbatasan Dairi dan setelah diarahkan ke tempat yang dalam tidak terjadi lagi. Kemudian ikan juga di tidak boleh terlalu banyak dalam satu keramba.



Artikel menarik lainnya: 

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US