Omnibus Law, Buruh: Perbudakan Manusia di atas Manusia Semakin Direstui
Ilustrasi Omnibus Law. / istimewa
News
Nasional

Omnibus Law, Buruh: Perbudakan Manusia di atas Manusia Semakin Direstui

Rabu, 07 Oktober 2020 11:23 WIB 07 Oktober 2020, 11:23 WIB

INDOZONE.ID - Kamis, (8/10) besok, akbi buruh menolak Omnibus Law akan digelar secara besar-besaran di Jakarta. 

Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos menyatakan, kekuasaan saat ini sangat ambisius. Pemerintah dan DPR berlaku dengan ugal-ugalan dalam melahirkan regulasi yang berimbas pada persoalan hilangnya hak dasar masyarakat dan buruh.

"Dimana, ketika sistem kerja kontrak outsourching semakin diliberalkan, maka itu semakin menunjukkan perbudakan modern, perbudakan manusia di atas manusia semakin direstui," ujarnya, Rabu (7/10).

Menurutnya, serikat buruh akan tetap membawa tuntutannya untuk batalkan UU Ciptaker secara keseluruhan ke pemerintah. Sebab, poin-poin yang cacat di Omnibus Law bukan hanya soal ketenagakerjaan saja.

"Sebenernya kita tidak hanya bicara tentang ketenagakerjaan. Tapi Omnibus Law cipta kerja secara keseluruhan. Karena itu tidak hanya bicara nasib kaum buruh tapi pemuda, mahasiswa, pelajar, yang kemudian perempuan, masyarakat adat, petani yang sampai hari ini masih didegradasi hak-hak dasarnya,"katanya.

Soal aksi besok, Nining mengaku belum mengetahui jumlah pasti massa buruh yang akan mengikuti aksi di Jakarta nanti. Tapi, saat ini, Konfederasi KASBI dan serikat buruh lainnya masih melakukan konsolidasi untuk mengorganisir massa yang ada di daerah.

"Kita masih konsolidasi. Rencana kita tadinya wilayah Jabodetabek ditambah Jabar, tapi kita juga melihat gimana perkembangan hari ini," ucapnya.




Artikel menarik lainnya: 

 
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US