Sejarah Terowongan Batu Lubang di Tapanuli Tengah
Batu Lubang, Tapanuli Tengah. (Instagram/travellingsumut)
News
Kab. Tapanuli Tengah

Sejarah Terowongan Batu Lubang di Tapanuli Tengah

Minggu, 19 Juli 2020 15:16 WIB 19 Juli 2020, 15:16 WIB

INDOZONE.ID - Di jalan lintas yang menghubungkan kota Sibolga dan Tarutung, terdapat sebuah terowongan yang disebut Batu Lubang. Jalan terowongan itu tepatnya berada di KM 8, Kawasan Dusun Simaninggir, Desa Bonandolok, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah.

Jalan terowongan Batu Lubang bisa dibilang sebagai salah satu situs bersejarah. Jalan ini dibangun sejak di era kolonial Belanda.

Tidak tau kapan tahun pasti pembangunan jalan terowongan Batu Lubang itu dimulai. Ada yang menyebutkan, Batu Lubang dibangun pada tahun 1930 atau sekitar 84 tahun lalu.

Namun ada cerita sejarah yang lain menyebut Batu Lubang dibangun pada tahun 1900 atau sekitar 114 tahun silam.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Pariwisata Sumut (@pariwisata_sumut) on

Cerita sejarah pembuatan Batu Lubang bisa dilihat di prasasti yang terletak di dinding bukit dekat jalan terowongan Lubang Batu itu.

Dalam sejarahnya, pembangunan Batu Lubang melibatkan rakyat Tapanuli dan pejuang-pejuang kemerdekaan lainnya.

Konon, banyak darah rakyat tertumpah selama pembuatan jalan Batu Lubang ini, karena capek dan tak kuat menahan lelah dipaksa bekerja terus-menerus.

Jasad korban disebut dibuang begitu saja ke dalam jurang di sisi Batu Lubang. Mereka tidak diberi cukup makanan, sementara harus menembus dinding gunung dengan alat seadanya.

Tujuan dibangunnya Batu Lubang itu untuk mempermudah akses transportasi yang mengangkut hasil bumi dari dan ke Tarutung.

Ketika mula dibangun, jalan terowongan itu berukuran kecil dan hanya bisa dilintasi oleh kendaraan kecil. Namun seiring berkembangnya zaman, lebar badan terowongan diperlebar hingga bisa dilintasi oleh kendaraan besar seperti truk.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Nanda
Zega

Zega

Editor
Nanda

Nanda

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US