Masyarakat yang Temukan Penyelewengan Penyaluran Bansos, Bisa Laporkan via Call Center Ini
Warga mengantre untuk mendapatkan bansos tunai Kemensos. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
News
Kota Medan

Masyarakat yang Temukan Penyelewengan Penyaluran Bansos, Bisa Laporkan via Call Center Ini

Sabtu, 23 Mei 2020 14:00 WIB 23 Mei 2020, 14:00 WIB

INDOZONE.ID - Masyarakat yang menemukan adanya penyelewengan bantuan sosial (Bansos) dapat melaporkannya ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumut. BPKP Sumut telah membuka hotline atau call center untuk melayani pengaduan bagi masyarakat dalam pembagian bantuan sosial (Bansos).

"Saluran pengaduan permasalahan pembagian bansos bisa melalui telepon di 08122005759 atau surat elektronik dengan alamat sumut@bpkp.go.id," ujar Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara, Yono Andi Atmoko, melalui keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2020).

Yono menjelaskan, melalui instruksi Presiden no 4/2020 telah mengamanatkan BPKP melakukan pendampingan dan pengawasan keuangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan terhadap akuntabilitas keuangan negara untuk percepatan penanganan covid-19.

"Dalam menangani pandemi yang telah menimbulkan dampak besar bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat tersebut, pemerintah mengupayakan berbagai bantuan sosial untuk penanganan dampak covid-19 seperti bantuan sosial sembako, bantuan sosial tunai (BST)," jelasnya.

"Pemerintah desa juga diwajibkan untuk menganggarkan bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa yang diterima dari pemerintah pusat," terangnya.

Yono menambahkan, BPKP Provinsi Sumatera Utara telah melakukan kunjungan langsung ke 6 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BST sebesar Rp 600.000 di Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Bukan hanya itu, lanjut dia, BPKP Provinsi Sumut juga telah melakukan pemantauan penyaluran BST di wilayah Kabupaten Deli Serdang diantaranya Desa Sei Mencirim, Desa Telaga Sari, Desa Paya Geli, dan Desa Suka Maju.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US