Heboh Narapidana di Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir, Ini Kata Kalapas
Tangkapan layar video yang memperlihatkan narapidana mengalami luka lebam (Istimewa)
News
Kota Medan

Heboh Narapidana di Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir, Ini Kata Kalapas

Minggu, 19 September 2021 11:08 WIB 19 September 2021, 11:08 WIB

INDOZONE.ID - Baru-baru jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seorang warga binaan di Lapas Tanjung Gusta Medan menderita luka lebam di bagian punggung. Luka tersebut diduga karena dianiaya oleh sipir.

Dalam video amatir yang viral itu, terlihat seorang penghuni lapas tengah meringis kesakitan. Keterangan video meyebutkan peristiwa itu terjadi di dalam sel Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Kota Medan.

Narapidana yang merekam menyebutkan para sipir memukuli mereka dan meminta sejumlah uang jika ingin keluar dari lapas. Ironisnya, jika tidak diberi, korban akan dianiaya.

"Buka lagi, buka lagi," ujar si perekam video.

Setelah membuka baju, tampak sekujur tubuh bagian belakang narapidana yang direkam mengalami luka-luka memar yang diduga akibat terkena pukulan.

"Inilah tindakan pegawai Lapas Kelas I Medan. Kami bukan binatang, kami manusia pak. Kami di kereng (red: kurung) sampai bertahun-tahun masalah kecil aja. Diminta uang Rp 30 juta, Rp 40 juta baru bisa keluar. Kalau enggak kami dipukuli seperti ini, kalau enggak kasih uang," sambungnya.
 
Menanggapi video itu, Kepala Lapas (Kalapas) Tanjung Gusta Erwedi Supriyatno, saat dikonfirmasi awak media membenarkan rekaman tersebut memang diambil di Lapas Tanjung Gusta, Sabtu (18/9/2021).

Korban yang diketahui berinisial S adalah tahanan kasus narkotika dan sudah menjalani hukuman selama 7 tahun dari vonis 14 tahun. Dia mendekam di blok T-5 dan merupakan narapidana dari Lapas Narkoba Kabupaten Langkat.

Terkait penganiayaan, Erwedi mengatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini pihak Kemenkumham sedang melakukan investigasi internal terkait dugaan penganiayaan tersebut.

Dia menambahkan juga sudah memeriksa lima orang saksi baik dari narapidana maupun sipir. Adapun video yang beredar, direkam oleh narapidana yang sebelumnya ditempatkan di sel setrap karena melanggar aturan.

Handphone yang digunakan untuk merekam sudah disita petugas. Sementara itu, pemilik dan perekamnya masih dimintai keterangan.


Artikel Menarik Lainnya:

Ayah dan Anak Pengedar Ganja Pukul Polisi di Madina, Tulangnya Sampai Geser
Atlet Wushu, Manuel Prima Siap Sumbang Medali untuk Sumut di PON Papua
Diduga Korupsi Rp1,9 M, Eks Bupati Labusel Wildan Aswin Segera Disidang

TAG
Aqmarul Akhyar
Anisa Rizwani
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US