Tak Bisa Legalisir, Anggota TNI Ngamuk di Kantor Disdukcapil Medan
Anggota TNI marah-marah di Kantor Disdukcapil Medan, Kamis (19/3/2020) karena tidak bisa melegalisir dokumen. (Istimewa)
News
Kota Medan

Tak Bisa Legalisir, Anggota TNI Ngamuk di Kantor Disdukcapil Medan

Jumat, 20 Maret 2020 12:31 WIB 20 Maret 2020, 12:31 WIB

INDOZONE.ID - Seorang personel TNI marah-marah dan mengamuk di Kantor Disdukcapil Kota Medan, Kamis (19/3/2020). Ia marah-marah lantaran tidak bisa melegalisir dokumen di Kantor Disdukcapil Kota Medan.

Keputusan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan untuk menghentikan sementara kepada masyarakat demi mengantisipasi penyebaran virus corona ternyata menimbulkan masalah. Sejumlah warga sudah terlanjur datang ke kantor untuk mengurus dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Seorang personel TNI sempat terlibat adu mulut dan ketegangan dengan pegawai Disdukcapil Medan. Hal itu terjadi karena ia tidak bisa melegalisir dokumen. Menurutnya, legalisir harus dilakukan secara langsung dan tidak bisa melalui online.

"Tinggal stempel aja selesai, mana bisa online-online," kata TNI tersebut sambil marah-marah.

Tidak hanya TNI itu, warga lainnya juga sempat terlibat adu mulut dengan pegawai Disdukcapil Kota Medan. Kejadian ini tidak terlepas dari adanya penghentian sementara pelayanan di Disdukcapil Kota Medan.

Sebelumnya, Disdukcapil Kota Medan mulai menghentikan layanan pengurusan dokumen kependudukan secara langsung atau secara manual. Kebijakan berlaku mulai Kamis (19/3/2020).

Kebijakan ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat melalui surat edaran yang ditempelkan di papan pengumuman di Kantor Disdukcapil Kota Medan. Surat edaran itu juga ditempel di loket-loket pelayanan dan pengambilan dokumen kependudukan di lantai bawah.

“Mulai dari 19 Maret 2020 sampai waktu yang ditentukan. Pendaftaran administrasi kependudukan dan catatan sipil bisa melalui website https://sibisa.pemkomedan.go.id meliputi: akte kelahiran, akte perkawinan, akte kematian, akte perceraian, akte pengesahan anak, KIA dan KTP,” begitu kira-kira bunyi surat tersebut.


Artikel Menarik Lainnya:

Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US