Tembakau Berkualitas Mewangi dari Kaki Gunung Sinabung, Olahan Telah Terbang hingga Jawa
Petani di Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, mengembangkan tanaman tembakau dengan kualitas ekspor yang mewangi di kaki Gunung Sinabung. (ANTARA/Donny Aditra)
News
Kab. Karo

Tembakau Berkualitas Mewangi dari Kaki Gunung Sinabung, Olahan Telah Terbang hingga Jawa

Jumat, 26 Februari 2021 18:03 WIB 26 Februari 2021, 18:03 WIB

INDOZONE.ID - Petani di Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, mengembangkan tanaman tembakau berkualitas yang mewangi di kaki Gunung Sinabung, dan hasilnya bisa dipasarkan ke berbagai daerah.

Seorang petani tembakau, Dalangit beru Sitepu, Jumat (26/2/2021) mengatakan selama ini tembakau hasil olahannya telah dibeli dan dikirim ke Kota Medan hingga Pulau Jawa, Batam dan Bali.

"Petani tembakau di sini sudah bertahun-tahun. Kami menghasilkan tembakau ini dapat kira-kira 200 kilo per bulan. Kami mengirim ke Batam, kadang-kadang ke Malaysia juga dan akhir-akhir ini ke Bali," katanya dikutip dari Antara.

Petani tembakau lainnya, rosmida beru Sebayang, mengaku telah menjadi petani tembakau sejak puluhan tahun lalu, dan hingga kini telah menghasilkan sekira 200 kilogram tembakau kunyah siap edar perbulannya.

Tembakau yang dihasilkannya juga biasa digunakan sebagai bahan baku untuk membuat rokok kretek oleh pembeli. dirinya meyakini, tembakau di desa ini berkualitas ekspor yang tidak kalah dengan wilayah lain di indonesia, yang menjadikan tembakau sebagai komoditas utama warganya.

"Kalau untuk diproduksi ke luar negeri pun kualitas tembakau kita bagus, kualitasnya pun terjamin. Ini enggak ada efek sampingnya, obatnya juga enggak banyak dan enggak beracun. Kalau kami dapatkan bagus hari, sebulannya kami dapat 200 kilo," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Batu Karang Arini beru Tarigan mengatakan ke depan pihaknya akan memanfaatkan badan usaha milik desa (BUMDes) untuk mencari pembeli tetap, serta mengatur tata cara pengiriman tembakau yang terintegrasi, sehingga mempermudah petani untuk menjual tembakau.

"Badan usaha milik desa kita harapkan dapat mengelola perkembangan tembakau di desa ini lebih baik apakah itu nanti kita buat melalui pengolahan teknik pengiriman atau teknik pengolahan tembakau ke depannya," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU