Usai Posting Foto Kakek Sugiono, Sulaiman Bersedia Cium Kaki Ma'ruf Agar Tak Dipenjara 
Sulaiman Marpaung saat berada di Bareskrim Polri. / istimewa
News
Nasional

Usai Posting Foto Kakek Sugiono, Sulaiman Bersedia Cium Kaki Ma'ruf Agar Tak Dipenjara 

Sabtu, 03 Oktober 2020 17:02 WIB 03 Oktober 2020, 17:02 WIB

INDOZONE.ID - Mantan Ketua MUI tingkat kecamatan di Tanjungbalai, Sulaiman Marpaung, memohon maaf kepada Wapres Ma'ruf Amin, bahkan dia siap mencium kaki mantan ketua MUI agar mendapatkan ampun dan tidak masuk penjara.

"Anak saya 4. Yang nomor 1 kelas III SD, umur 10 tahun. Baru yang kedua umur 5 tahun, yang ketiga umur 3 tahun, yang keempat umur 1 tahun. Makanya saya memohon, memohonlah saya kepada Pak Kiai, saya memang tak tahu atau tak sengaja ataupun apa. Saya mohon maaflah, saya menyesal, saya khilaf. Dengan 10 jari saya menghancurkan tangan saya. Saya mohon maaf. Kalau perlu, saya cium segala tangan pun, kaki saya cium boleh, karena saya memikirkan keluarga," ungkap Sulaiman di Bareskrim Polri, Jumat (2/10) malam.

Sulaiman mengakui perbuatannya tak pantas dan kemudian berakibat fatal. Sulaiman pun tahu, unggahan foto kolase Ma'ruf dan Kakek Sugiono di laman Facebooknya dan menjadi viral.

"Tidak tahulah (posting-annya mengandung unsur pidana) karena tak terpikir saya di situ, bahwa mem-posting itu saya menghina negara, menghina kepala negara. Setelah itulah pukul 16.30 saya buka (ponsel), saya lihat, karena kawan telepon bahwasanya itu status sudah riuh, rusuh, barulah saya hapus. Setelah saya hapus itu, itulah barulah saya tahu 'Oh, iya kiai ini Wakil Presiden'. Begitulah. Iya, setelah itu baru tahulah ada kawan bilang 'kena undang-undang' apa segala macam," tutur Sulaiman.

Bukan hanya kepada Wapres Ma'ruf, Sulaiman menyampaikan permohonan maafnya kepada Nahdlatul Ulama (NU). Dia lalu mengaku sebagai bagian dari NU.

"Harapan saya, saya mau dimaafkanlah. Artinya, saya mohon maaf, terutama kepada Kiai Haji Ma'ruf Amin. Saya memohon kepada beliau. Saya mohon juga kepada seluruh keluarga besar NU, saya mohon dimaafkan. Saya mohon maaf supaya saya... cemana saya pun tak tahu, supaya janganlah saya ini diapa, dihukum. Mohon maaflah saya sebesar-besarnya, apa pun saya lakukan. Karena saya juga orang NU, pencinta NU. Terutama kepada Kiai Haji Ma'ruf Amin, kiai saya, Ketua MUI saya, tolonglah saya dimaafkan," pinta Sulaiman.



Artikel menarik lainnya: 

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US