Jenazah Petani yang Diterkam Buaya di Labura, Ditemukan Tanpa Kepala
Kiri: Seekor buaya ditangkap warga. | Warga melakukan pencarian terhadap korban yang diterkam buaya di Labura, Sumut. (Instagram/@laburaku)
News
Kab. Labuhanbatu Utara

Jenazah Petani yang Diterkam Buaya di Labura, Ditemukan Tanpa Kepala

Sabtu, 01 Agustus 2020 16:35 WIB 01 Agustus 2020, 16:35 WIB

INDOZONE.ID - Jenazah petani yang ditekam buaya di sekitar sungai Parit Cina, aliran Sungai Simangalam, Kacamatan Kualuh Selatan, Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara, Minggu (26/7/2020) ditemukan tanpa kepala.

Petani bernama Ponidi (47) itu adalah warga Tanjung Selamat, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumut. Dia diterkam buaya saat pergi memanen sawit bersama istrinya. 

Ponidi ditemukan di hari ketujuh pencarian, Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 12.00 WIB. Jasad Ponidi ditemukan tanpa kepala sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian.

Jasad Ponidi ditemukan tanpa kepala sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. (IST)
Jasad Ponidi ditemukan tanpa kepala sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. (IST)

"Bagian dada dan kepala hilang. Mayat ditemukan ileh pawang dan 2 orang warga," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labura, Sukardi MM.

Diberitakan sebelumnya, kejadian naas itu terjadi saat korban beserta keluarganya pergi ke kebun sawit dengan menggunakan sampan melalui Parit China, Desa Simangalam. 

Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, Ponidi turun dan menambatkan perahu, namun tiba-tiba buaya menerkamnya dan menenggelamkannya. 

"Sesaat kemudian Ponidi tidak terlihat lagi dan hilang," jelas Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus, Senin (27/7/2020). 

Setelah kejadian itu istri dan anak Ponidi langsung melaporkan hal ini kepada warga hingga diteruskan ke Pos SAR Tanjung Balai sekitar pukul 17.30 WIB.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US