Dinkes Perketat Pemeriksaan Kedatangan Orang di Pintu Masuk Sumut
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
News
Kota Medan

Dinkes Perketat Pemeriksaan Kedatangan Orang di Pintu Masuk Sumut

Senin, 14 Februari 2022 15:02 WIB 14 Februari 2022, 15:02 WIB

INDOZONE.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara memperketat pemeriksaan dan pengawasan kedatangan orang di pintu masuk melalui jalur darat, laut, dan udara sebagai langkah preventif penularan COVID-19 varian Omicron.

Hal ini sesuai aturan pengetatan pintu masuk ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 440.443/1086/DINKES/1/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian COVID-19

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, dr Aris Yudhariansyah, menyebutkan daerah yang menjadi titik pintu masuk ke wilayah Sumut, di antaranya Asahan, Tanjung Balai, Batubara, Medan, Deli Serdang, Tapanuli Utara, dan Sibolga.

"Kami bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melakukan pemeriksaan PCR bagi setiap pelaku perjalanan dari luar negeri," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, dr Aris Yudhariansyah di Medan, seperti yang dikutip indozone dari Antara, Senin (14/2/2022).

Dia katakan, apabila ditemukan hasil PCR positif COVID-19, spesimen usap para pelaku perjalanan luar negeri harus dirujuk ke laboratorium Whole Genome Sequencing (WGS) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA: Ijeck Berharap Depatu Lebih Agresif: Kami Pemerintah Povinsi Sumut Siap Membantu

Masing-masing Dinas Kesehatan kabupaten dan kota juga diminta untuk melakukan pencatatan dan pelaporan, serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan provinsi dalam upaya pencegahan dan pengendalian kasus Omicron.

"Karena dalam pelaksanaan pencegahan dan pengendalian kasus COVID-19 varian Omicron diperlukan dukungan dan kerja sama pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, SDM kesehatan dan para pemangku kepentingan terkait," ujarnya.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sumut, kasus infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 varian B.1.1.529 atau Omicron di daerah setempat hingga saat ini berjumlah 28 kasus.

Penyumbang kasus Omicron terbanyak berasal dari Kota Medan, disusul Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Toba.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Aqmarul Akhyar
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US