DPR Minta Ustadz dan Politikus Hentikan Sebar Hoaks dan Kesimpangsiuran Polemik Haji
Pelaksanaan ibadah Haji 2020 di tengah pandemi virus corona. (Saudi Ministry Media of Saudi via REUTERS)
News
Nasional

DPR Minta Ustadz dan Politikus Hentikan Sebar Hoaks dan Kesimpangsiuran Polemik Haji

Selasa, 08 Juni 2021 14:52 WIB 08 Juni 2021, 14:52 WIB

INDOZONE.ID - Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen meminta sejumlah pihak menghentikan informasi hoaks dan kesimpangsiuran terkait polemik penundaan haji dan pengelolaan dana haji.

"Beberapa waktu ini, beredar berbagai pernyataan terkait dengan pembatalan haji. Ada beberapa pernyataan dari politikus dan ustaz yang tidak tepat, bahkan menyudutkan pemerintah. Ketidaktepatan pernyataan ini juga dibarengi dengan informasi yang salah," kata Nabil dilansir dari Antara, Selasa (8/6).

Pemerintah Indonesia melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021 memutuskan membatalkan pemberangkatan haji 2021 dengan kaidah mencegah risiko dan mafsadah, seraya mendahulukan kebaikan atau maslahah.

"Maka, para pihak yang memberikan pernyataan keliru tentang haji hendaknya tabayun, kemudian menyampaikan revisi di publik agar tidak menjadi pelintiran kebencian, bahkan kebohongan," kata dia.

Menurut Nabil, sejumlah pihak yang mengaku ustadz dan politikus yang beberapa hari belakang menyebar hoaks dan fitnah tentang penyelenggaraan haji seharusnya sadar diri dan mengkoreksi ucapannya.

"Sayang disayangkan jika fitnah, hoaks, dan kebencian itu seperti membarakan api di media sosial, yang efeknya membuat keributan dan perselisihan. Maka, sebaiknya tabayun, cek informasi secara akurat," kata dia.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US