Lokasi Banjir Jadi Tempat Selfie dan Main TikTok, Warga Tanjung Balai Marah di Medsos
Warga Tanjung Balai bernama Faisal mengungkapkan rasa kekesalannya dengan warga dari daerah lain yang datang ke lokasi banjir layaknya sedang berwisata. (Tangkapan layar/Facebook)
News
Kota Tanjung Balai

Lokasi Banjir Jadi Tempat Selfie dan Main TikTok, Warga Tanjung Balai Marah di Medsos

Senin, 14 Desember 2020 18:23 WIB 14 Desember 2020, 18:23 WIB

INDOZONE.ID - Lokasi banjir yang berada di Kecamatan Datuk Bandar dan Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjung Balai malah dijadikan orang-orang sebagai lokasi untuk ber-selfie ria, main TikTok, hingga mandi-mandi layaknya sedang berada di kolam renang.

Oleh karena itu, warga yang berada di dua kecamatan itu pun sudah mulai resah, kesal, dan mengingatkan kepada warga dari daerah lain untuk tidak mendatangi lokasi banjir sebagai area hiburan.

Salah satu warga yang sudah mengungkapkan rasa kekesalannya itu adalah Faisal. Melalui akun Facebooknya bernama Sal Piero, dia meminta kepada warga dari daerah lain untuk tidak mendatangi lokasi banjir agar menghargai perasaan warga yang terdampak banjir.

"Mohon kepada anda-anda yang datang ke lokasi banjir untuk menjaga perasaan kami yang terdampak banjir. Banjir ini seharusnya tidak menjadi lokasi selfie, tiktok, siaran langsung dan berenang-renang menggunakan ban pelampung," ucap Faisal dalam video yang diunggahnya.

Lebih lanjut, Faisal juga sangat menyayangkan aksi warga yang terkesan ugal-ugalan saat melintas di lokasi banjir dengan menggunakan kenderaan bermotor menimbulkan gelombang air.

"Kalau kalian mau datang melihat banjir, pakai la otak. Itu (kenderaan) jangan digas kencang. Ombaknya tinggi. Padahal kami yang sedang meratapi banjir sudah berupaya meres pintu untuk menghalangi air masuk ke dalam rumah," ucap dia lagi.

Sementara itu, Pemko Tanjung Balai sebenarnya sudah melakukan upaya untuk mencegah warga dari daerah lain datang ke lokasi banjir. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan embuat portal disejumlah titik persimpangan yang menjadi pintu masuk ke lokasi banjir.

"Portal kami (Pemko) buat untuk mencegah warga luar masuk, serta mencegah kerusakan fasilitas umum khususnya jalan yang terendam akibat dilakui truk bertonase besar maupun mobil pick-up mengangkut orang yang sekedar untuk berjalan-jalan," ujar Kadis Perhubungan, Khairul mengutip Antara, Senin (14/12).

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU