Sumatea Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin langsung Upacara Peringatan ke-77 Hari Bela Negara yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumut, Medan. Pada kesempatan tersebut, Bobby bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Peringatan Hari Bela Negara tahun 2025 mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Tema ini menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak bisa dilepaskan dari kesiapsiagaan dan kedisiplinan seluruh rakyat.
Dalam upacara tersebut, Gubernur Bobby membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Amanat tersebut menyoroti pentingnya bela negara sebagai tanggung jawab bersama.
Dalam pidato yang dibacakan, disampaikan bahwa saat ini sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tengah menghadapi ujian berupa bencana alam. Kondisi ini disebut sebagai panggilan solidaritas nasional.
Aceh disebut memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan Republik Indonesia. Dukungan rakyat Aceh pada masa revolusi menjadi salah satu fondasi penting bagi kelangsungan perjuangan kemerdekaan.
Baca juga: Nataru 2025 di Tengah Bencana, Wagub Sumut Dorong Kesiapsiagaan Menyeluruh
Sementara itu, Sumatera Utara dikenang melalui semangat juang rakyat Medan Area dan berbagai perlawanan heroik di sejumlah daerah. Ketangguhan masyarakat Sumut menjadi bagian penting dalam sejarah mempertahankan kedaulatan bangsa.
Selain itu, Sumatera Barat juga memiliki peran strategis melalui lahirnya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi. Pemerintahan tersebut menjadi penyelamat Republik saat ibu kota negara diduduki.
Amanat tersebut menegaskan bahwa sejarah bela negara tidak akan lengkap tanpa peran tiga wilayah tersebut. Persatuan dan keteguhan rakyat disebut sebagai kekuatan utama bangsa.
Momentum Hari Bela Negara diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata. Bela negara dimaknai sebagai tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: PKK Sumut Peringati Hari Disabilitas dengan Penyaluran Alat Bantu Dengar di Deliserdang
Tindakan tersebut antara lain membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Selain itu, setiap warga diharapkan berkontribusi dalam pembangunan sesuai dengan peran dan kemampuan masing-masing.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekda Sumut Sulaiman Harahap, jajaran OPD, unsur TNI-Polri, serta organisasi kepemudaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA