Berenang Hingga Tak Bisa Melawan Arus Sungai Belawan, Bocah 10 Tahun Hanyut
Basarnas Medan lakukan pencarian Bocah 10 Tahun Hanyut di Sungai Belawan. (Foto/Istimewa).
News
Kab. Deli Serdang

Berenang Hingga Tak Bisa Melawan Arus Sungai Belawan, Bocah 10 Tahun Hanyut

Senin, 22 November 2021 12:44 WIB 22 November 2021, 12:44 WIB

INDOZONE.ID - Seorang bocah 10 tahun hanyut terbawa Sungai Belawan pada hari Minggu (21/11/2021). Hal itu terjadi dikarenakan seorang bocah tersebut berenang hingga tak bisa melawan derasnya arus sungai.

Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono, mengatakan, hari ini (22/11/2021) memasuki pencarian hari kedua bocah hanyut tersebut. Dikatakannya, pagi Tim SAR gabungan yang terdiri dari Personil Rescuer Basarnas Medan, Koramil Sunggal, Polsek Sunggal, JSI, Damkar Deliser, Pramuka Delser dan masyarakat melanjutkan pencarian.

"Pencariannya menggunakan Alut Perahu LCR milik Basarnas Medan, Inflatable boat dan rafting. Jadi, tim memulai pencarian dari titik lokasi awal korban diduga hanyut," kata Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono, kepda awak media, Senin (22/11/2021).

Lanjutnya menjelaskan, pencarian sudah dimulai sejak kemarin sore (21/11) setelah personil siaga mendapatkan informasi tentang bocah hanyut tersebut hingga pukul 21.00 wib. Namun, korban belum berhasil ditemukan.

"Selain menggunakan perahu LCR, Rafting dan Inflatable boat tim juga melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang aliran sungai melalui scouting darat, semoga hari ini tim dapat menemukan korban." Harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu (21/11), Petugas Siaga Radio dan Komunikasi Kantor SAR Medan menerima informasi adanya Seorang bocah laki2 atas nama Nugi (lk) usia 10 tahun warga Jalan station gang subur, Kampung Lalang, Kabupaten Deliserdang, telah hanyut terbawa arus sungai saat bermain di Sungai Belawan. 

"Tepat nya di Jembatan Kampung lalang Kec. Sungal, Deliserdang. Menurut informasi yang diterima, korban bersama temannya awalnya sedang asik berenang di Sungai Belawan, diduga korban tidak sanggup melawan arus sungai yang cukup deras yang pada saat kejadian debit air sungai naik, sehingga korban hanyut terbawa arus dan dinyatakan hilang," ungkapnya.

Selanjutnya, teman-temannya melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban dan diteruskan ke Bapak Ibnu (damkar) kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan guna meminta bantuan SAR.

"Saat ini, tim masih terus melanjutkan pencarian dengan harapan korban bisa secepatnya ditemukan," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:




Aqmarul Akhyar
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US