Jelang Nataru, Pengawasan Disiplin Prokes di Sumut Diperketat
Petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan Satgas COVID-19 memperketat razia penegakan disiplin protokol kesehatan di Kota Medan, Sumatera Utara, jelang libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru, guna mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19. (ANTARA/HO)
News
Kota Medan

Jelang Nataru, Pengawasan Disiplin Prokes di Sumut Diperketat

Sabtu, 11 Desember 2021 08:35 WIB 11 Desember 2021, 08:35 WIB

INDOZONE.ID - Menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru), petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan Satgas COVID-19 memperketat pengawasan disiplin protokol kesehatan (prokes) di Kota Medan, Sumatera Utara. Pengawasan tersebut dilakukan melalui razia guna mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19.

Kabag Ops Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol Heriyono menuturkan sasaran razia penegakan prokes tersebut meliputi tempat keramaian seperti rumah makan, kafe, area pedagang kaki lima (PKL) dan pusat-pusat perbelanjaan.

"Terlebih menjelang Natal ini kita sampaikan imbauan prokes kepada masyarakat di tempat-tempat tersebut, sehingga tidak terjadi peningkatan jumlah terpapar COVID-19," katanya, seperti yang dikutip Indozone dari Antara, Sabtu (11/12/2021).

Ia menjelaskan, saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, mobilitas masyarakat diperkirakan akan meningkat sehingga dikhawatirkan terjadi lonjakan kasus COVID-19.

"Karenanya Kapolda Sumut meminta seluruh jajaran mempercepat vaksinasi dan menggencarkan operasi Yustisi, memberikan imbauan serta sosialisasi untuk tidak mudik dan menerapkan protokol kesehatan ketat," ujarnya.

Selain memantau secara langsung para pengunjung, petugas juga memberikan pengarahan kepada para pemilik usaha agar mengingatkan pengunjung untuk tetap menggunakan masker dan menjaga jarak.
 
Akan tetapi menurutnya, dalam menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat, petugas selalu mengedepankan sikap humanis agar pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipatuhi oleh masyarakat.

"Bagi masyarakat atau pengelola tempat usaha yang tidak patuh akan diberi teguran dan sanksi," pungkasnya. 
 


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US